News

Gas Elpiji Cepat Habis? Berikut Cara Menghematnya

DENPASAR, lintasbali.com – Gas Elpiji saat ini menjadi kebutuhan dan salah satu elemen penting dalam proses masak memasak.

BACA JUGA:  IKB Flobamora Bali Salurkan Bantuan Sembako Tahap 7 Warga Terdampak Covid-19

Sering kali kita mengalami kehabisan gas saat memasak. Padahal baru beberapa hari dibeli. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan gas sehingga dapat dipergunakan dalam jangka waktu yang lama.

BACA JUGA:  PLN Indonesia Power UBP Bali Serahkan 500 Paket Sembako Bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Dilansir dari beberapa sumber terkait penggunaan gas, berikut adalah beberapa cara untuk menghemat penggunaan gas elpiji dirumah tangga, antara lain :

BACA JUGA:  Libur Nataru, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 1,4 juta Penumpang

1. Perhatikan saluran gas.
Usahakan kompor gas dibersihkan minimal 3 bulan sampai 4 bulan sekali. Karena saluran gas yang kotor dan tersumbat menyebabkan panas yang dikeluarkan tidak merata, sehingga gas yang dikeluarkan lebih banyak.

BACA JUGA:  PLN Himbau Masyarakat Bermain Layangan Aman Agar Pasokan Listrik Terjaga

2. Gunakan selang gas yang baik.
Pilih selang dengan tekanan mencapai 500 psi. Jika tidak, selang gas akan cepat kendor akibat tekanan gas didalam selang sehingga jadi boros.

BACA JUGA:  Kesatria KERIS BALI Berbagi Sembako Kepada Masyarakat

3. Lepaskan regulator
Pastikan regulator yang digunakan sesuai SNI dan cabut jika sedang bepergian dalam waktu yang lama.

BACA JUGA:  Satgas TMMD Pamit Setelah Sebulan Tinggal Dengan Keluarga Asuh

4. Gunakan perangkat masak berbahan ini.
Pastikan peralatan masak di dapur terbuat dari stainless steel karena merupakan penghantar panas terbaik sehingga memasak lebih cepat dan tidak menguras gas.

BACA JUGA:  Prof. Sukrama : RSPTN Unud Siap Sambut KTT G20

5. Peralatan masak harus sesuai porsi masakan yang dimasak.
Kalau porsi makanan yang akan dimasak kecil, jangan menggunakan panci atau wajan yang besar karena akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menjadi panas.

BACA JUGA:  Danrem 163 Wirasatya Tegaskan Netralitas TNI Jelang Pilkada dan Pemilu

Tidak hanya bagaimana cara menghemat penggunaan gas yang baik dan benar, penting juga mengetahui bagaimana tabung gas yang baik.

BACA JUGA:  Pilot dan Awak Kabin Garuda Indonesia Group Sudah Dapatkan Vaksinasi Lengkap, Siap Layani Penerbangan

1. Perhatikan berat tabung dan isi tabung sesuai dengan ketentuan yang dilengkapi seal (segel) dalam kondisi baik.

BACA JUGA:  Libur Nataru, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 1,4 juta Penumpang

2. Membeli melalui jalur resmi seperti SPBU, agen gas dan pangkalan gas resmi.

3. Pastikan tabung gas tidak bocor atau badan tabung gas dicelupkan ke air. Perhatikan apakah ada gelembung udara keluar. Jika tidak ada gelembung berarti aman.

BACA JUGA:  Prof. Sukrama : RSPTN Unud Siap Sambut KTT G20

Disamping itu, wajib kita ketahui ciri-ciri disfungsi tabung gas secara umum di masyarakat antara lain bau gas menyengat, terdapat bunga es pada titik kebocoran di tabung gas, terdengar bunyi mendesis pada regulator, dan muncul gelembung udara dari titik kebocoran jika diusap dengan air sabun.

BACA JUGA:  Danrem 163 Wirasatya Tegaskan Netralitas TNI Jelang Pilkada dan Pemilu

Sedangkan untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) tergantung wilayahnya dan tergantung dari ketetapan masing-masing Pemda. (AR)

Post ADS 1