News

Serahkan Petisi ke Kapolda, Koalisi Jurnalis Bali: Suara Bersama Menjaga Kebebasan Pers

DENPASAR, lintasbali.com – Koalisi Jurnalis Bali, yang terdiri dari berbagai organisasi dan komunitas media, menyerahkan petisi kepada Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya. Penyerahan petisi berlangsung dalam audiensi bersama insan media di Bendega Restaurant, Renon, Denpasar, Selasa, 11 Nopember 2025.

Petisi tersebut diserahkan oleh Ketua AJI Denpasar, Ayu Sulistyowati, didampingi sejumlah pimpinan organisasi dan komunitas media yang tergabung dalam Koalisi Jurnalis Bali. Hadir dalam kesempatan itu Ketua JMSI Bali – Ady Irawan; Ketua SMSI Bali – Emanuel Dewata Oja; perwakilan AMSI Bali; Ketua PWI Bali – Wayan Dira Arsana; Ketua IWO Bali – Tri Widiyanti; perwakilan IJTI Bali – Ambros Boli; Ketua Pena NTT – Agustinus Apolorais; serta perwakilan Ukhuwah Jurnalis Bali – Ridwan.

Dalam petisinya, Koalisi Jurnalis Bali mengecam segala bentuk kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis saat menjalankan tugas jurnalistik. Mereka menegaskan bahwa kekerasan terhadap jurnalis bukan hanya melukai individu dan profesi, tetapi juga mengancam kebebasan pers serta membatasi hak publik untuk mendapatkan informasi yang akurat.

Koalisi Jurnalis Bali mendesak Kapolda Bali untuk menuntaskan kasus kekerasan terhadap jurnalis detikBali, Fabiola Dianira Nindya Sikarini. Mereka meminta agar penanganan kasus dilakukan secara transparan dan adil, termasuk menindak tegas aparat yang terbukti terlibat. Koalisi juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum hingga Fabiola memperoleh keadilan.

“Kebebasan pers berada di bawah payung hukum UU Nomor 40 Tahun 1999 dan wajib dilindungi. Kami mengajak semua pihak menjunjung tinggi kebebasan pers, profesionalitas, dan independensi demi terciptanya ruang aman bagi jurnalis serta terjaganya demokrasi di Bali,” ujar Ayu Sulistyowati saat menyerahkan petisi.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa 30 Agustus 2025 yang berujung pada tindakan kekerasan terhadap jurnalis. Ia menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan insan pers dalam menciptakan iklim keamanan dan keterbukaan di Bali.

BACA JUGA:  Walikota Jaya Negara Buka Rembuk Stunting Kota Denpasar Menuju SDM Yang Berkualitas

“Kami ingin membangun silaturahmi yang baik antara Polri dan Aliansi Media Bali. Polisi akan selalu melindungi hak-hak wartawan dalam menjalankan tugas,” tegas Kapolda.

Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan identitas resmi oleh jurnalis saat bertugas untuk menghindari kesalahpahaman di lapangan.

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari sarasehan sebelumnya yang mempertemukan pihak kepolisian dengan organisasi media. Dalam forum tersebut, para peserta sepakat membentuk Koalisi Jurnalis Bali dan merumuskan sejumlah rekomendasi, antara lain penyusunan SOP bersama, pertemuan rutin untuk evaluasi, sosialisasi penggunaan identitas jurnalis, serta pembentukan mekanisme pengaduan kasus kekerasan terhadap jurnalis.

Melalui penyerahan petisi ini, Koalisi Jurnalis Bali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebebasan pers, melindungi jurnalis dari intimidasi, dan memastikan hak publik atas informasi yang bebas dan terpercaya tetap terjaga. (LB)

Post ADS 1