Seputar Bali

Ala Ayuning Dewasa Jumat dan Sabtu, 6 dan 7 Pebruari 2026

LINTASBALI.COM – Ala Ayuning Dewasa Ayu atau hari baik Hindu berdasarkan perhitungan Kalender Bali berlaku Jumat dan Sabtu, 6 dan 7 Pebruari 2026.

Melakukan aktifitas menurut kepercayaan umat Hindu Bali niscaya mengacu pada Ala Ayuning Dewasa Ayu atau hari baik Hindu.

Ketika hendak melakukan upacara keagamaan, memulai sebuah usaha hingga hendak melakukan kunjungan pun ada perhitungannya.

Berikut ini adalah Ala Ayuning Dewasa Hari Baik Hindu Jumat, 6 Pebruari 2026:

Dauh Ayu. Baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, baik untuk membangun.

Kala Empas Munggah. Baik untuk membangun rumah. Tidak baik untuk memetik buah-buahan.

Kala Jengking. Baik untuk mulai belajar menari, menabuh, membuat bubu, seser, jaring. Tidak baik untuk Manusa Yadnya, nikah, upacara potong rambut.

Kala Sor. Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.

Purwanin Dina. Tidak baik sebagai dewasa ayu.

Tunut Masih. Baik untuk melas rare (bayi menetek), mulai mengajar/melatih ternak bekerja, membentuk perkumpulan (organisasi), memulai membuka sekolah atau perguruan, baik untuk nelusuk (mencocok hidung sapi atau kerbau) diisi tali pengikat.

Pararasan: Laku Pandita Sakti, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Luwih Bagia, Pratiti: Jati.

Berikut Ala Ayuning Dewasa Hari Baik Hindu Sabtu, 7 Pebruari 2026.

Dadig Krana. Baik untuk menanam tebu, mentimun. Tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), berenggama.

Gagak Anungsang Pati. Tidak baik melakukan upacara membakar mayat, atiwa-tiwa.

Kala Upa. Baik untuk memulai mengambil/memelihara ternak (wewalungan).

Pamacekan. Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya.

Purwanin Dina. Tidak baik sebagai dewasa ayu.

Ratu Megambahan. Tidak baik untuk membuat peraturan-peraturan, membuat rencana, mengangkat petugas/pejabat.

BACA JUGA:  Ala Ayuning Dewasa Hari Baik Hindu Sabtu, 18 Januari 2025

Tutur Mandi. Baik untuk melakukan hal yang bersifat gaib (kedyatmikan), memberikan petuah/nasehat.

Pararasan: Laku Bumi, Pancasuda: Tunggak Semi, Ekajalaresi: Patining Amerta, Pratiti: Bhawa

***

Post ADS 1