Pendidikan

ITB STIKOM Bali Hadirkan Aplikasi “Pilihanku”, Bantu Siswa SMK Tentukan Jurusan Sesuai Minat dan Potensi

MANGUPURA, lintasbali.com – Sebagai wujud nyata komitmen terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi, ITB STIKOM Bali kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada 7 Februari 2026. Kali ini, program dilaksanakan di SMK TI Bali Global Badung melalui Skema Teknologi Tepat Guna (PKM TTG) dengan mengusung tema “Pengembangan Aplikasi Pilihanku dan Pendampingan Karakteristik Remaja dalam Penentuan Jurusan yang Tepat.”

Program ini dipimpin oleh dosen ITB STIKOM Bali, Ni Wayan Ari Ulandari, S.Kom., M.Kom., sebagai ketua pelaksana, didampingi oleh I Putu Warma Putra, S.Kom., M.T., dan I Nyoman Surya Jaya, S.T., M.Kom., bersama mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi dan Bisnis Digital.

Kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi yang dipadukan dengan pendekatan psikologis, guna membantu sekolah memahami minat, potensi, dan karakter siswa dalam menentukan pilihan jurusan.

Inovasi Digital untuk Keputusan yang Lebih Terarah

Melalui pengembangan Aplikasi Pilihanku, ITB STIKOM Bali menghadirkan inovasi sebagai alat bantu pengambilan keputusan pendidikan yang lebih terarah dan berbasis data.

Aplikasi ini dirancang untuk memetakan kecenderungan minat serta potensi siswa, sehingga proses penentuan jurusan tidak lagi hanya mengandalkan asumsi, tetapi didukung analisis yang sistematis.

Pendekatan ini diharapkan mampu meminimalkan kesalahan dalam memilih jurusan, yang kerap berdampak pada menurunnya motivasi belajar hingga perubahan arah studi di tengah jalan.

Pendampingan Psikologis: Memahami Karakter Remaja

Untuk memperkuat aspek pemahaman karakter remaja, tim pengabdian turut menghadirkan psikolog Ni Made Yanthi Ary Agustini, S.Psi., M.Psi., sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pendampingan emosional dan psikologis dalam proses pemilihan jurusan.

Guru dibekali strategi praktis untuk mengenali kecenderungan minat, gaya belajar, serta perkembangan psikologis siswa. Dengan demikian, proses bimbingan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek personal yang krusial dalam pembentukan masa depan siswa.

BACA JUGA:  TOP! ITB STIKOM Bali Jaring 902 Calon Mahasiswa Baru, Gelombang IIIC Dibuka 24 Mei

Kolaborasi Aktif Bersama Pendidik

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga menghadirkan sesi diskusi dan pendampingan interaktif bersama para guru dan staf sekolah. Para pendidik berbagi pengalaman mengenai dinamika pendampingan siswa, khususnya tantangan yang dihadapi guru Bimbingan Konseling dalam membantu siswa menentukan arah pendidikan.

Pendekatan kolaboratif ini menjadi kekuatan utama program mengintegrasikan teknologi, ilmu psikologi, dan pengalaman praktis di lapangan dalam satu sinergi yang saling melengkapi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Gede Putu Agustyawan, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kontribusi ITB STIKOM Bali dalam menghadirkan kegiatan yang edukatif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan sekolah saat ini.

Komitmen Nyata untuk Pendidikan yang Lebih Baik

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, ITB STIKOM Bali kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada implementasi nyata bagi masyarakat.

Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara optimal dalam mendukung pengambilan keputusan pendidikan yang tepat bagi generasi muda. (LB)

Post ADS 1