Business

Ciputra Beach Resort Gelar “Bali Beach Clean Up” di Pantai Batu Tampih: Wujud Nyata Komitmen Hunian Berkelanjutan di Bali

TABANAN, lintasbali.com — Komitmen terhadap pelestarian lingkungan kembali ditegaskan oleh Ciputra Beach Resort melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Bali Beach Clean Up”. Berkolaborasi dengan organisasi lingkungan Seven Clean Seas, kegiatan ini digelar pada Jumat, 14 Februari 2025, di Pantai Batu Tampih, Tabanan, Bali.

Program ini menjadi inisiatif CSR pertama Ciputra Beach Resort, sekaligus langkah awal dalam membangun gerakan berkelanjutan yang berfokus pada kebersihan pesisir dan pengelolaan sampah isu yang kian relevan di Bali, terutama dalam kaitannya dengan meningkatnya risiko banjir akibat buruknya sistem pengelolaan limbah.

Kegiatan yang melibatkan 30 hingga 50 peserta ini terdiri dari manajemen Ciputra Beach Resort, tim Seven Clean Seas, serta para relawan. Acara diawali dengan sesi edukasi lingkungan pada pukul 09.00–09.30 WITA, yang membahas pentingnya pengelolaan sampah dari hulu ke hilir serta dampaknya terhadap ekosistem laut dan masyarakat pesisir.

Selanjutnya, peserta melakukan aksi bersih pantai di sepanjang garis Pantai Batu Tampih, mengumpulkan berbagai jenis sampah plastik dan non-organik yang berpotensi mencemari laut.

Mabel Anjali Primana, CSR Manager of Seven Clean Seas, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi permasalahan sampah laut.

“Permasalahan sampah laut tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara sektor swasta dan organisasi lingkungan seperti ini menjadi langkah konkret untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Kami mengapresiasi komitmen Ciputra Beach Resort yang tidak hanya membangun kawasan, tetapi juga ikut menjaga ekosistem pesisir Bali,” ujar Mabel.

Mengusung pesan utama “Living by The Beach” dan “The Promising Beachfront Housing Development in Bali”, Ciputra Beach Resort menegaskan bahwa keberlanjutan lingkungan merupakan elemen fundamental dalam pengembangan kawasan hunian pesisir.

BACA JUGA:  BI Serahkan 6.000 Bibit Cabai di Buleleng, Upaya Kendalikan Inflasi Pangan

William Hendharto Ciputra, GM Business Development of Ciputra Group sekaligus Owner, menyampaikan bahwa visi pengembangan kawasan tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Bagi kami, membangun kawasan tepi pantai bukan hanya soal menghadirkan hunian premium, tetapi juga memastikan bahwa lingkungan di sekitarnya tetap terjaga untuk generasi mendatang. Program ‘Bali Beach Clean Up’ ini adalah langkah awal dari komitmen jangka panjang kami dalam menciptakan pengembangan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat Bali,” jelas William.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sektor properti dapat berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan alam. Kolaborasi antara pengembang dan organisasi lingkungan seperti Seven Clean Seas mencerminkan model kemitraan yang mampu menghadirkan dampak sosial dan ekologis secara simultan.

Sebagai kawasan Hunian Resort Premium di Bali seluas 80 hektar di Kedungu, Tabanan, Bali, Ciputra Beach Resort memadukan keindahan alam dengan infrastruktur modern, serta mengusung visi komunitas tepi pantai yang berkelanjutan.

Melalui program ini, Ciputra Beach Resort tidak hanya memperkuat posisinya sebagai salah satu pengembangan hunian paling prospektif di jalur wisata baru Bali, tetapi juga sebagai pengembang yang memiliki tanggung jawab ekologis dan komitmen terhadap masa depan lingkungan pesisir Pulau Dewata. (LB)

Post ADS 1