DENPASAR, lintasbali.com – Momen libur panjang Kamis hingga Minggu pekan ini, tingkat hunian hotel dan vila di kawasan Sanur diproyeksikan mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data reservasi yang telah masuk, okupansi diperkirakan mencapai rata-rata 90 persen.
Marketing Communication Manager Sanur Resort Watujimbar, Anis Faiqoh, mengatakan tren kunjungan wisatawan selama periode libur panjang menunjukkan peningkatan dibandingkan periode libur biasa maupun tahun sebelumnya.
“Untuk periode libur panjang kali ini terdapat peningkatan okupansi dibandingkan periode normal. Data booking yang sudah masuk menunjukkan rata-rata tingkat hunian mencapai 90 persen,” ujarnya, Kamis, 14 Mei 2026.
Dari sisi wisatawan mancanegara, reservasi didominasi oleh wisatawan asal Australia, Jepang, Korea Selatan, serta beberapa negara di Eropa.
Tingginya minat wisatawan asing tersebut turut mendorong peningkatan aktivitas pariwisata di kawasan Sanur selama libur panjang berlangsung.
Sementara itu, tren wisatawan domestik di Sanur juga menunjukkan pergerakan positif. Mayoritas pemesanan domestik, menurut Anis, berasal dari instansi pemerintahan yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk kegiatan maupun perjalanan dinas.
Selain tingkat hunian yang tinggi, kawasan Sanur diprediksi masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan selama akhir pekan panjang ini. Hingga saat ini, Sanur tercatat tetap ramai dikunjungi baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan tingginya okupansi dan meningkatnya arus kunjungan wisatawan, pelaku industri pariwisata berharap momentum libur panjang ini dapat memberikan dampak positif terhadap pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata Bali, khususnya di kawasan Sanur. (LB)





