DENPASAR, lintasbali.com — Senyum dan sapaan hangat mewarnai peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026 di BRI Region 17 Denpasar. Mengusung tema Think Customer, BRI menegaskan komitmennya untuk menempatkan nasabah sebagai fokus utama dalam setiap transformasi bisnis dan peningkatan kualitas layanan.
Peringatan HPN tahun ini tidak sekadar menjadi momentum seremonial. Jajaran manajemen BRI turun langsung menyapa nasabah, berbincang, mendengarkan cerita, serta memahami kebutuhan dan masukan nasabah sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan yang semakin dekat dan relevan.
Pada Jumat (4/9/2026), Direktur Operations BRI Hakim Putratama dan Komisaris BRI Helvi Yuni Moraza, didampingi Regional CEO BRI Region 17 Denpasar Hery Noercahya, Regional Chief Audit BRI Region 17 Denpasar Kusnandar Nurgraha, serta jajaran manajemen BRI Region 17 Denpasar, hadir menyapa nasabah secara langsung di Banking Hall BRI Branch Office Denpasar Gajah Mada, Sentra Layanan Prioritas BRI Denpasar Gajah Mada, dan BRI Unit Kreneng.
Kehadiran jajaran manajemen BRI tersebut mendapat sambutan hangat dari para nasabah. Selain menyampaikan sapaan dan ucapan terima kasih, manajemen BRI juga menyerahkan gift sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan dan loyalitas nasabah yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan BRI.
Regional CEO BRI Region 17 Denpasar Hery Noercahya mengatakan, Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi BRI untuk kembali mengingat pentingnya hubungan dan kepercayaan yang dibangun bersama nasabah.
“Hari Pelanggan Nasional bagi kami bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momen untuk hadir lebih dekat dengan nasabah. Kami ingin menyapa langsung, berbincang, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan maupun masukan nasabah, sekaligus menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BRI,” ujar Hery.
Menurut Hery, interaksi secara langsung dengan nasabah memberikan pengalaman sekaligus masukan berharga bagi jajaran manajemen. Dengan hadir di tengah nasabah, manajemen dapat melihat dan merasakan secara langsung pengalaman nasabah saat memperoleh layanan di kantor BRI.
“Ketika kita bertemu langsung dengan nasabah, kita bisa mendengar cerita mereka, memahami kebutuhannya, dan mendapatkan masukan yang sangat berarti. Hal-hal sederhana seperti sapaan, perhatian, dan mendengarkan nasabah menjadi bagian penting dari upaya kami memberikan pelayanan yang lebih baik,” tambahnya.
Komitmen BRI dalam menghadirkan layanan yang dekat dan responsif juga dirasakan oleh nasabah. Salah satunya A. A. Ngurah Pradana Wicaksana, nasabah BRI Prioritas Denpasar Gajah Mada yang telah menjadi nasabah BRI sejak 2020.
Pradana mengatakan, layanan BRI Prioritas memberikan kemudahan dalam mendukung aktivitas bisnisnya, terutama dari sisi kecepatan dalam merespons kebutuhan nasabah.
“Saya sudah menjadi nasabah BRI sejak 2020. Selama menjadi nasabah, layanan yang diberikan BRI Prioritas sangat fast response. Bagi saya, hal ini sangat membantu dan memperlancar proses bisnis yang saya jalankan,” ujar Pradana.
Menurutnya, kecepatan dan ketepatan dalam merespons kebutuhan nasabah menjadi aspek penting, terutama bagi pelaku usaha yang membutuhkan layanan perbankan secara efektif dan efisien untuk mendukung aktivitas bisnis sehari-hari.
Cerita lain datang dari Sri Wahyuningsih, nasabah BRI sejak 1997. Selama hampir tiga dekade menjadi nasabah, Sri merasakan bahwa hubungan dengan BRI tidak hanya sebatas antara nasabah dan bank, tetapi telah berkembang menjadi kemitraan yang turut mendukung perjalanan usahanya.
“Bagi saya, BRI bukan hanya sebagai bank partner. BRI juga memberikan pendampingan dan pembinaan terhadap usaha saya. Bahkan, dari pendampingan tersebut saya bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pameran UMKM di Jakarta,” kata Sri.
Pengalaman Sri menjadi gambaran bahwa peran BRI bagi nasabah tidak hanya hadir melalui layanan transaksi perbankan. Pendampingan dan pembinaan usaha juga menjadi bagian dari upaya mendukung pelaku UMKM agar memiliki kesempatan untuk berkembang dan memperluas akses pasar.
Bagi BRI Region 17 Denpasar, pengalaman dan cerita para nasabah tersebut menjadi pengingat bahwa kepercayaan yang dibangun selama bertahun-tahun merupakan bagian penting dari perjalanan BRI dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Hery Noercahya menegaskan, kedekatan dengan nasabah akan terus dibangun dan tidak hanya dilakukan pada momentum Hari Pelanggan Nasional. Menurutnya, semangat untuk mendengar dan memahami kebutuhan nasabah harus menjadi bagian dari keseharian insan BRI dalam memberikan pelayanan.
“Kami berharap setiap nasabah yang datang ke BRI dapat merasakan bahwa mereka bukan sekadar pengguna layanan, tetapi merupakan bagian dari keluarga besar BRI. Karena itu, kami akan terus berupaya memberikan layanan yang mudah, cepat, aman, dan yang paling penting, dilakukan dengan hati,” ungkap Hery.
Melalui semangat Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Region 17 Denpasar berkomitmen untuk terus menempatkan nasabah sebagai bagian penting dalam setiap langkah transformasi dan peningkatan kualitas layanan.
Kehadiran jajaran manajemen BRI secara langsung di tengah nasabah menjadi pengingat bahwa hubungan yang kuat dengan nasabah dibangun melalui kemauan untuk hadir, mendengar, memahami, dan melayani dengan tulus. Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen BRI untuk terus memberikan pengalaman layanan perbankan yang mudah, cepat, aman, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. (Rls)





