JAKARTA, lintasbali.com — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia melaksanakan aksi sosial dengan membagikan masker medis kepada umat dan masyarakat di sejumlah Pura di Jakarta, Selasa, 8 September 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Peradah Indonesia terhadap kondisi lingkungan akibat sebaran abu vulkanik yang dikaitkan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Masker dibagikan sebagai salah satu bentuk perlindungan dasar bagi masyarakat, khususnya umat yang tetap menjalankan aktivitas di tengah kondisi tersebut.
Dalam pelaksanaannya, DPN Peradah Indonesia menggandeng sejumlah Penyuluh Agama Hindu dari Pembimas Hindu DKI Jakarta. Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal DPN Peradah Indonesia, Ricky Satriawan, dengan melibatkan Departemen Sosial dan Masyarakat (Sosmas) DPN Peradah Indonesia serta DPP Peradah DKI Jakarta.
Ricky mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk respons sosial Peradah Indonesia terhadap kondisi yang tengah dihadapi masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap umat Hindu dan masyarakat yang tetap menjalankan aktivitas di tengah adanya dampak sebaran abu vulkanik. Kami bersama teman-teman dari Peradah dan para Penyuluh Agama Hindu berupaya memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan yang dapat dilakukan,” ujar Ricky di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Menurut Ricky, pembagian masker merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu masyarakat mengantisipasi paparan abu vulkanik, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan maupun di lokasi yang menjadi pusat kegiatan umat.
“Kami berharap masker yang dibagikan dapat dimanfaatkan dengan baik. Yang terpenting adalah masyarakat tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan mengikuti informasi maupun imbauan dari pihak yang berwenang terkait situasi yang terjadi,” katanya.
Selain membagikan 5.000 masker medis di Jakarta, DPN Peradah Indonesia juga mengirimkan 5.000 masker ke Lampung, sehingga total masker yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai 10.000 lembar.
Ricky menjelaskan, Lampung menjadi salah satu wilayah yang turut mendapatkan perhatian karena berada di sekitar kawasan terdampak aktivitas Gunung Anak Krakatau. Penyaluran masker ke wilayah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam melakukan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan aksi sosial tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kepemudaan, penyuluh agama, dan unsur masyarakat merupakan bagian penting dari upaya bersama untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para Penyuluh Agama Hindu Pembimas Hindu DKI Jakarta, Departemen Sosmas DPN Peradah Indonesia, serta DPP Peradah DKI Jakarta yang telah bersama-sama melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, DPN Peradah Indonesia berharap masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas dengan memperhatikan kondisi lingkungan dan kesehatan. Peradah Indonesia juga mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kepedulian dan memperkuat kerja sama dalam menghadapi situasi yang berpotensi berdampak terhadap masyarakat.
Pembagian masker medis di sejumlah Pura di Jakarta dan penyaluran masker ke Lampung menjadi bagian dari komitmen sosial DPN Peradah Indonesia untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya umat Hindu, dalam menghadapi kondisi lingkungan yang memerlukan perhatian dan kewaspadaan bersama. (Rls)





