Business

Berawal dari Toko ATK di Pejeng, Raka Tambah Penghasilan Lewat Agen BRILink

GIANYAR, lintasbali.com – Toko alat tulis di kawasan Pejeng, Gianyar, ini tidak hanya menjadi tempat warga membeli kebutuhan sekolah dan perlengkapan sehari-hari. Selama hampir satu dekade, Toko Aneka Tulis juga menjadi salah satu tempat masyarakat sekitar melakukan berbagai transaksi keuangan.

Di balik layanan tersebut ada AA. Gede Raka Wijaya, pemilik Toko Aneka Tulis yang sejak 2016 menjalankan usaha sebagai Agen BRILink. Keputusan itu berawal dari pengamatannya terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar toko.

“Saya melihat situasi di lapangan, orang-orang membutuhkan tempat untuk transfer uang. Saya mengajukan pendaftaran ke bank. Waktu itu saya belum tahu apa itu Agen BRILink,” tutur Raka, Senin (21/9/2026).

Saat itu, Toko Aneka Tulis masih berfokus pada penjualan alat tulis dan berbagai kebutuhan masyarakat. Raka kemudian melihat peluang untuk menambah layanan transaksi keuangan agar tokonya tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga dapat memberikan layanan yang dibutuhkan warga sekitar.

Pada awalnya, layanan tersebut belum banyak digunakan. Namun, seiring waktu, masyarakat mulai mengenal keberadaan Agen BRILink di Toko Aneka Tulis.

Warga datang bukan hanya untuk membeli alat tulis dan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga melakukan berbagai transaksi, seperti transfer, tarik tunai, pembayaran tagihan listrik, pembelian token listrik, pembayaran cicilan, hingga kebutuhan transaksi lainnya.

Lokasi usaha di Pejeng turut membentuk karakter pengguna layanan. Raka melayani masyarakat lokal maupun penduduk yang bekerja di kawasan tersebut. Bagi sebagian penduduk pendatang, keberadaan layanan transaksi di dekat tempat tinggal atau tempat kerja menjadi alternatif yang praktis untuk memenuhi kebutuhan keuangan sehari-hari.

Aktivitas transaksi di Toko Aneka Tulis pun semakin berkembang. Raka menyebut jumlah transaksi yang dilayaninya dapat mencapai ratusan transaksi dalam sebulan.

Nilai transaksinya juga beragam, bergantung pada kebutuhan masyarakat. Dalam sebulan, nilai transaksi yang dilayani dapat mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah.

Namun, bagi Raka, angka transaksi bukan satu-satunya alasan untuk mempertahankan layanan Agen BRILink selama hampir 10 tahun. Ia melihat adanya manfaat yang lebih luas, baik bagi masyarakat maupun bagi keberlangsungan usahanya.

“Karena Agen BRILink memang bagus untuk membantu masyarakat dalam hal kirim uang. Usaha saya juga mendapat tambahan nilai jual dari adanya Agen BRILink,” katanya.

Bagi Raka, toko dan layanan Agen BRILink kini menjadi dua aktivitas usaha yang berjalan berdampingan. Keduanya dikelola bersama keluarga dan menjadi bagian dari sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Perjalanan tersebut juga membuat Raka melihat perubahan kebutuhan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan. Layanan transaksi yang awalnya hanya menjadi tambahan bagi toko kini telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari di Toko Aneka Tulis.

Ia mengaku tidak memulai usaha tersebut dengan perencanaan bisnis yang besar. Keputusan menjadi Agen BRILink justru berawal dari hal sederhana, yakni melihat adanya kebutuhan warga di sekitar tokonya.

Hampir satu dekade kemudian, layanan tersebut tetap menjadi bagian dari aktivitas usahanya. Toko Aneka Tulis pun berkembang dengan fungsi yang lebih beragam. Selain menyediakan alat tulis dan kebutuhan sehari-hari, toko tersebut juga menjadi tempat masyarakat mendapatkan akses berbagai layanan transaksi keuangan.

Pengalaman Raka menunjukkan bagaimana pelaku usaha kecil dapat mengembangkan bisnis dengan membaca kebutuhan yang muncul di lingkungan sekitar. Layanan tambahan yang terintegrasi dengan usaha utama tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga dapat membuka sumber aktivitas dan pendapatan tambahan bagi pemilik usaha.

Regional CEO BRI Region 17 Denpasar Hery Noercahya mengatakan keberadaan Agen BRILink menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan perbankan di tengah masyarakat.

Menurut Hery, Agen BRILink tidak hanya membantu masyarakat melakukan berbagai transaksi keuangan secara lebih dekat dan mudah, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperoleh sumber pendapatan tambahan dari usaha yang telah mereka jalankan.

“Agen BRILink Toko Aneka Tulis menunjukkan bagaimana Agen BRILink dapat tumbuh mengikuti kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitar. Dengan memanfaatkan lokasi dan kepercayaan yang telah dibangun melalui usaha, agen dapat menghadirkan layanan perbankan di tingkat komunitas sekaligus memperkuat keberlangsungan usaha pelaku UMKM,” ujar Hery.

Bagi Raka, perjalanan dari toko ATK menjadi Agen BRILink menjadi pengalaman bahwa peluang usaha dapat muncul dari kebutuhan yang sederhana. Berawal dari melihat warga membutuhkan tempat untuk melakukan transfer, ia menambahkan layanan keuangan di tokonya.

Kini, hampir 10 tahun berjalan, layanan tersebut telah menjadi bagian dari keseharian Toko Aneka Tulis. Bagi masyarakat sekitar, toko bukan hanya tempat membeli kebutuhan, tetapi juga menjadi salah satu pilihan untuk melakukan berbagai transaksi keuangan.

Sementara bagi Raka dan keluarganya, keberadaan Agen BRILink memberikan nilai tambah bagi usaha yang telah mereka bangun sekaligus menjadi bagian dari sumber penghasilan keluarga. (Rls)

Post ADS 1