News

Wagub Giri Prasta Tinjau Bedah Rumah di Jembrana, Pastikan Bantuan Rp75 Juta Wujudkan Hunian Layak dan Nyaman

JEMBRANA, lintasbali.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta meninjau pelaksanaan Program Bedah Rumah Pemerintah Provinsi Bali di Kabupaten Jembrana, Kamis (5/11/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wagub didampingi Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mewujudkan hunian yang layak, aman, dan nyaman.

Salah satu rumah yang dikunjungi adalah milik keluarga I Gede Yogi Agus Cahaya, yang berlokasi di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi tempat tinggal penerima manfaat sekaligus memastikan proses pembangunan rumah sesuai dengan kebutuhan keluarga.

Program bedah rumah tersebut bersumber dari Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026, dengan nilai bantuan sebesar Rp75 juta untuk setiap penerima manfaat.

Bantuan tersebut dialokasikan untuk pembangunan rumah satu lantai seluas 30 meter persegi, yang dilengkapi dua kamar tidur, teras, dan kamar mandi. Melalui bantuan ini, pemerintah berharap keluarga penerima manfaat dapat menempati rumah yang lebih layak serta memiliki lingkungan tempat tinggal yang sehat dan nyaman.

Saat meninjau kondisi rumah keluarga I Gede Yogi Agus Cahaya, Wagub Giri Prasta mendapati sejumlah kondisi yang memerlukan perhatian serius. Rumah tersebut tergolong tidak layak huni. Salah satu kamar tidur bahkan harus difungsikan sekaligus sebagai dapur. Kondisi atap genteng juga mengalami kebocoran, sementara lantai teras masih berupa tanah.

Kondisi fasilitas sanitasi pun belum memadai. Kamar mandi mengalami kerusakan berat dan belum dilengkapi atap. Selain itu, rumah tersebut belum terhubung dengan jaringan air bersih PDAM sehingga keluarga masih mengandalkan sumur tradisional untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Melihat kondisi tersebut, Wagub Giri Prasta menegaskan agar pelaksanaan program bedah rumah tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pembangunan secara fisik, tetapi juga harus mengutamakan kualitas konstruksi dan kelengkapan fasilitas dasar.

Menurutnya, rumah yang dibangun melalui program bantuan pemerintah harus benar-benar memenuhi standar kelayakan hunian sehingga dapat memberikan perlindungan, keamanan, kesehatan, serta kenyamanan bagi keluarga yang menempatinya.

Kualitas pengerjaan juga harus menjadi perhatian agar bantuan yang diberikan pemerintah dapat dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang. Dengan demikian, program bedah rumah tidak sekadar memperbaiki kondisi bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini, istri I Gede Yogi Agus Cahaya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan bedah rumah yang diberikan Pemerintah Provinsi Bali. Ia mewakili suaminya yang saat kunjungan berlangsung masih bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Matur suksma, Bapak Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, atas bantuan bedah rumahnya. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami,” ungkapnya saat berdialog dengan Wagub Giri Prasta dan Bupati Jembrana.

Dalam kesehariannya, I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini bekerja membuat perlengkapan upakara berupa tamas, sedangkan suaminya bekerja serabutan. Di tengah keterbatasan ekonomi, keduanya terus berupaya memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus memberikan kehidupan yang lebih baik bagi anak mereka.

Tidak hanya memberikan perhatian terhadap kondisi tempat tinggal, Wagub Giri Prasta juga menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan anak keluarga penerima manfaat. Pada kesempatan tersebut, ia menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp500.000 kepada Putu Bagus Andi Yoga Sulung, yang saat ini duduk di kelas II SD Negeri Banyubiru.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi Putu Bagus untuk terus rajin belajar, berprestasi, dan memiliki cita-cita tinggi dalam meraih masa depan.

Melalui Program Bedah Rumah, Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya membantu masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni. Program ini diharapkan tidak hanya menghadirkan bangunan rumah yang lebih baik, tetapi juga memberikan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat, aman, dan sejahtera. (Rls)

Post ADS 1