Seputar Bali

Ala Ayuning Dewasa hari baik Hindu Senin dan Selasa, 17 – 18 Nopember 2025

LINTASBALI.COM – Ala Ayuning Dewasa Ayu atau hari baik Hindu berdasarkan perhitungan Kalender Bali berlaku Senin dan Selasa, 17 dan 18 Nopember 2025.

Melakukan aktifitas menurut kepercayaan umat Hindu Bali niscaya mengacu pada Ala Ayuning Dewasa Ayu atau hari baik Hindu.

Ketika hendak melakukan upacara keagamaan, memulai sebuah usaha hingga hendak melakukan kunjungan pun ada perhitungannya.

Berikut ini adalah Ala Ayuning Dewasa Hari Baik Hindu Senin, 17 Nopember 2025:

Kala Gumarang Turun. Baik untuk menanam sirih dan tambakau. Tidak baik untuk pembuatan bibit.

Kala Isinan. Baik untuk mulai belajar, membuat almari, membuat gudang atau tempat barang-barang.

Kala Jangkut. Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata.

Kala Mereng. Tidak baik untuk bercocok tanam.

Kala Sor. Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.

Kala Susulan. Baik untuk membuat tepis, sabang (jating.

Kala Tampak. Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan).

Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll.

Uncal Balung. Tidak baik melakukan semua jenis perkerjaan yang dianggap penting.

Pararasan: Aras Tuding, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Suka Pinanggih, Pratiti: Awidya

Berikut Alamat Ayuning Dewasa Selasa, 18 Nopember 2025:

Babi Munggah. Tidak baik untuk bercocok tanam.

Geni Rawana. Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam.

Kala Bancaran. Baik untuk membuat senjata, taji, pengiris (pisau besar untuk mengiris atau untuk mengadap nira).

Kala Beser. Baik untuk menyadap tirta, mengasah taji, tombak. Tidak baik untuk membuat empangan/bendungan, berbicara yang sifatnya rahasia.

BACA JUGA:  Rumah Luwih Beach Bali Raih THK Gold Awards 2019 Untuk Pertama Kalinya

Kala Dangu. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian.

Kala Katemu. Baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, mangadakan pertemuan.

Pepedan. Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.

Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll.

Uncal Balung. Tidak baik melakukan semua jenis perkerjaan yang dianggap penting.

Pararasan: Laku Bumi, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Kinasihan Amerta, Pratiti: Bhawa

***

Post ADS 1