News

Ascott Indonesia Area Bali Tegaskan Komitmen Inklusivitas Lewat “Speak Without Sound” pada Global Accessibility Awareness Day 2026 Untuk Diterbitkan Segera

DENPASAR, lintasbali.com — Dalam rangka memperingati Global Accessibility Awareness Day 2026, Ascott Indonesia Area Bali menghadirkan sebuah inisiatif kolaboratif bertajuk “Speak Without Sound” yang diselenggarakan di Harris Hotel Kuta Tuban pada 21 Mei 2026.

Lebih dari sekadar program tahunan, kegiatan ini menjadi ruang nyata untuk membangun koneksi yang lebih dalam, melampaui kata-kata dan suara.

Sebanyak sepuluh properti Ascott di Bali turut bersatu dalam gerakan ini, yakni Citadines Berawa Beach Bali Resort, Harris Hotel Kuta Tuban, Harris Hotel & Residences Riverview Kuta, Harris Hotel & Residences Sunset Road, Harris Hotel & Conventions Denpasar, Harris Hotel Seminyak, Fox Hotel Jimbaran Beach, Yello Hotel Kuta Beachwalk, Maison Aurelia Sanur, serta Pop! Hotel Kuta Beach.

Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi bersama PUSBISINDO Bali dan Matahati Kita Poleng Foundation Bali.

Digelar sebagai bagian dari komitmen Ascott International melalui pilar Ascott CARES, “Speak Without Sound” bukan sekadar kampanye, melainkan ajakan bagi para pelaku industri hospitality khususnya hotelier untuk memandang inklusivitas sebagai bagian penting dalam cara melayani, berinteraksi, dan memahami satu sama lain dengan ketulusan.

Melalui format hands-on experience, para peserta diajak memahami perspektif komunitas Tuli melalui pembelajaran Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO).

Workshop ini menghadirkan ruang belajar yang hangat, interaktif, dan penuh empati. Bagi staf hotel, pengalaman tersebut bukan hanya tentang mempelajari bahasa baru, tetapi juga memahami cara berkomunikasi yang lebih inklusif bagi tamu difabel.

“Speak Without Sound” dirancang sebagai pengalaman bersama yang mempertemukan berbagai pihak, mulai dari staf hotel, komunitas kreatif Bali, hingga teman-teman Tuli.

Dengan pendekatan yang sederhana namun bermakna, kegiatan ini mengingatkan bahwa tidak semua suara terdengar, tetapi setiap individu tetap dapat dipahami dan dihargai.

Kegiatan ini turut didukung oleh kolaborasi lintas komunitas, seperti PUSBISINDO Bali sebagai fasilitator edukasi BISINDO, Matahati Kita Poleng Foundation Bali sebagai mitra budaya dan komunitas, serta kehadiran Okubo Jasmine sebagai creative collaborator dan awareness voice.

Kehadiran para kolaborator ini menjadikan kegiatan tidak hanya edukatif, tetapi juga relevan secara sosial dan kultural.

“Ascott berkomitmen untuk membuka kesempatan yang setara bagi seluruh talenta terbaik agar dapat menjadi bagian dari keluarga besar Ascott, khususnya di Area Bali dan Indonesia Timur,” ujar Patrick Legrand, GM Ascott Area Bali dan Indonesia Timur, saat membuka acara “Speak Without Sound”, Kamis, 21 Mei 2026.

Melalui inisiatif ini, Ascott Indonesia Area Bali kembali menegaskan langkahnya untuk menjadi bagian dari industri hospitality yang lebih terbuka, ramah, dan inklusif. Sejalan dengan upaya menuju sertifikasi Global Sustainable Tourism Council (GSTC), aspek aksesibilitas dan inklusivitas menjadi fokus yang terus diperkuat.

Ascott percaya bahwa kesempatan untuk berkarya dan berkembang di dunia hospitality harus terbuka bagi semua orang, termasuk teman-teman difabel. (Rls)

Post ADS 1