Awal Januari 2021, Pendapatan PDAM Denpasar Mengalami Penurunan

Share

DENPASAR, Lintasbali.com – Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma (PDAM Denpasar) saat ini tengah melayani sekitar 88 ribu pelanggan di Kota Denpasar. Di tengah pandemi covid-19 yang saat ini masih melanda, PDAM Kota Denpasar tetap memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya.

Dibidang pelayanan, PDAM Kota Denpasar telah menggratiskan tagihan air kepada masyarakat yang memiliki sambungan listrik sebesar 450VA selama 6 bulan pemakaian di tahun 2020 lalu.

Hal tersebut disampaikan I Ketut Jombang Suhendra, Kasubag Humas Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma (PDAM Denpasar) saat ditemui di kantornya, Selasa (26/1/2021).

Ketut Jombang Suhendra, Kasubag Humas PDAM Tirta Sewaka Dharma Denpasar

Pihaknya juga mengatakan pendapatan PDAM Kota Denpasar selama pandemi awal tahun 2021 sedikit mengalami penurunan. Berdasarkan data, PDAM Kota Denpasar mendapatkan pendapatan Rp 12 miliar di awal tahun 2021. Jumlah ini menurun dari pendapatan tahun sebelumnya pada bulan yang sama yaitu Rp 14 miliar.

“Januari 2020 kita dapat Rp 14 miliar dari 87 ribu pelanggan dan Januari 2021 kita turun jadi Rp 12 miliar dari 88 ribu pelanggan,” kata Ketut Jombang.

Pendapatan PDAM Kota Denpasar tahun 2020 lalu mencapai Rp 160 miliar dengan jumlah pelanggan mencapai 88 ribu tercatat dan penjualan air sebanyak 23 juta meter kubik.

Ditambahkannya, saat ini PDAM Kota Denpasar sudah mengoperasikan tiga unit Reservoir yaitu di Blusung 10.000 meter kubik dan dua unit di daerah Waribang Denpasar 2.700 kubik. “Kita sudah ada tiga Reservoir di Denpasar. Tahun 2021 ini kita tambah satu Reservoir lagi 3.400 meter kubik,” ujarnya.

Selain menggratiskan tagihan air bagi golongan tertentu, PDAM Kota Denpasar juga menyiagakan 4 unit mobil tangki untuk suplai air bersih jikalau terjadi gangguan sambungan PDAM di beberapa daerah di Denpasar. (AR)

BACA JUGA:  Pangdam Pimpin Sertijab Kasdam IX/Udayana dan Danrem 163/WSA Yang Baru
error: STOP!! Silahkan kontak redaksi Lintasbali.com untuk keperluan penggunaan berita!