DENPASAR, lintasbali.com – Di balik kuatnya eksistensi BPD Indonesian Chef Association (ICA) Bali saat ini, terdapat peran besar seorang pemimpin yang tidak hanya hadir sebagai ketua organisasi, tetapi juga sebagai penggerak, pembina, dan inspirator. Sosok tersebut adalah Chef I Putu Gede Hendra Mahena, Ketua ICA Bali yang dikenal konsisten mendorong kemajuan profesi chef sekaligus menjaga marwah kuliner Bali di tingkat nasional maupun internasional.
Bagi Chef Hendra Mahena, jabatan ketua bukanlah sekadar posisi struktural. Kepemimpinan baginya adalah bentuk pengabdian. Ia aktif turun langsung ke anggota, mendengarkan aspirasi chef muda hingga senior, serta memastikan ICA Bali menjadi rumah yang inklusif dan produktif bagi seluruh anggotanya.
Di bawah kepemimpinannya, ICA Bali mengalami perkembangan signifikan, baik dari sisi program kerja, peningkatan kompetensi anggota, hingga kolaborasi strategis dengan industri pariwisata, pendidikan, dan pemerintah daerah. Berbagai pelatihan, kompetisi kuliner, kegiatan sosial, dan promosi kuliner lokal menjadi agenda nyata yang terus digerakkan.
Chef Hendra juga menaruh perhatian besar pada regenerasi chef. Ia percaya bahwa masa depan kuliner Bali terletak pada kesiapan generasi muda. Oleh karena itu, ICA Bali secara aktif membuka ruang pembinaan, mentoring, dan penguatan karakter profesional bagi chef-chef muda agar mampu bersaing tanpa kehilangan identitas budaya.
Lebih dari itu, Chef Hendra Mahena dikenal sebagai figur yang menjunjung tinggi nilai etika profesi, solidaritas, dan kebersamaan. Prinsip inilah yang membuat ICA Bali tidak hanya kuat sebagai organisasi, tetapi juga solid sebagai komunitas.
Kepemimpinan Chef Hendra Mahena membuktikan bahwa kemajuan organisasi lahir dari kerja nyata, ketulusan, dan visi yang jelas. ICA Bali hari ini adalah refleksi dari kepemimpinan yang melampaui jabatan, sebuah dedikasi untuk profesi dan budaya kuliner Bali.
Ketegasan dalam bersikap, visi yang jelas, serta komitmen yang konsisten menjadi ciri utama kepemimpinan Chef I Putu Gede Hendra Mahena sebagai Ketua Indonesian Chef Association (ICA) Bali. Dalam dunia organisasi profesi yang dinamis dan penuh tantangan, karakter kepemimpinan inilah yang membuat ICA Bali terus bergerak maju.
Chef Hendra dikenal sebagai pemimpin yang tegas dalam prinsip namun terbuka terhadap masukan. Ia menempatkan profesionalisme dan integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan organisasi. Setiap keputusan diambil dengan pertimbangan matang, selalu berpihak pada kepentingan anggota dan kemajuan bersama.
Visi besar Chef Hendra adalah menjadikan ICA Bali sebagai organisasi chef yang berdaya saing tinggi, berkarakter, dan berkontribusi nyata terhadap pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif Bali. Visi tersebut diwujudkan melalui program-program berkelanjutan yang tidak hanya seremonial, tetapi berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Di tengah arus modernisasi kuliner, Chef Hendra tetap menegaskan pentingnya menjaga jati diri. Ia mendorong anggota ICA Bali untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal. Baginya, kuliner Bali bukan sekadar produk, melainkan identitas yang harus dijaga dan dibanggakan.
Komitmen Chef Hendra Mahena terhadap organisasi tercermin dari konsistensinya hadir, bekerja, dan mengawal setiap program hingga tuntas. Ia percaya bahwa kepemimpinan bukan tentang popularitas, melainkan tanggung jawab dan keberlanjutan.
Dengan gaya kepemimpinan yang tegas, visioner, dan penuh komitmen, Chef I Putu Gede Hendra Mahena telah menjadi figur sentral dalam perjalanan ICA Bali. Sosok pemimpin yang tidak hanya memimpin dari depan, tetapi juga berjalan bersama anggotanya menuju masa depan kuliner Bali yang lebih kuat dan bermartabat. (LB-01)




