Featured

Chef Kadek Yuniantara: Mempertahankan Eksistensi Makanan Lokal Melalui Penggunaan Bahan Lokal

DENPASAR, lintasbali.com – Makanan lokal bukan sekadar sajian di atas piring, melainkan cerminan sejarah, budaya, dan identitas suatu daerah. Di tengah arus globalisasi dan modernisasi kuliner, tantangan terbesar yang kita hadapi adalah bagaimana mempertahankan kekayaan kuliner lokal agar tidak tergeser oleh tren makanan global. Salah satu cara paling efektif untuk menjaga keberlanjutan makanan lokal adalah melalui penggunaan bahan-bahan lokal.

Sebagai seorang chef yang tumbuh dan besar di Bali, Chef Kadek Yuniantara, Executive Chef Sudamala Resort Sanur meyakini bahwa kekuatan utama masakan Indonesia, khususnya Bali, terletak pada kesegaran dan keunikan bahan lokalnya.

Rempah-rempah, sayuran tradisional, hasil laut, serta produk pertanian lokal memiliki karakter rasa yang tidak dapat digantikan oleh bahan impor.

“Ketika kita menggunakan bahan lokal, kita tidak hanya menjaga cita rasa autentik, tetapi juga menghormati kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun,” ujar Profesional Chef asal Tabanan ini, Kamis, 8 Januari 2026.

Ia menyebut, penggunaan bahan lokal juga memiliki dampak langsung terhadap keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat. Dengan bekerja sama dengan petani, nelayan, dan produsen lokal, dapur hotel dan restoran dapat membantu menciptakan rantai pasok yang lebih sehat dan berkelanjutan. Bahan yang diperoleh dari sekitar lokasi tidak memerlukan proses distribusi panjang, sehingga lebih segar, ramah lingkungan, dan memiliki jejak karbon yang lebih rendah.

“Di Sudamala Resort, filosofi memasak kami berakar pada penghargaan terhadap alam dan budaya setempat. Kami berupaya mengolah bahan lokal dengan teknik yang tepat, tanpa menghilangkan identitas aslinya. Inovasi tetap penting, namun inovasi yang berangkat dari tradisi akan menghasilkan pengalaman kuliner yang lebih bermakna bagi tamu,” paparnya.

Menurutnya, sebuah hidangan tidak hanya dinilai dari tampilannya, tetapi juga dari cerita di baliknya siapa yang menanam, siapa yang memanen, dan bagaimana bahan tersebut diolah.

BACA JUGA:  Ramalan Mingguan Zodiak Taurus berlaku 2-8 Maret 2025

Mempertahankan makanan lokal bukan berarti menolak perubahan, melainkan menyesuaikan diri tanpa kehilangan jati diri. Generasi muda, khususnya para chef dan pelaku industri kuliner, memiliki peran besar dalam menjaga warisan ini.

Dengan bangga menggunakan bahan lokal dan memperkenalkannya dalam konteks modern, kita dapat memastikan bahwa kuliner tradisional tetap relevan dan dihargai di masa depan.

“Pada akhirnya, makanan lokal adalah jembatan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Melalui penggunaan bahan lokal, kita tidak hanya menyajikan makanan, tetapi juga menjaga budaya, mendukung komunitas, dan merawat alam yang telah memberi kita begitu banyak,” pungkasnya. (LB-01)

Post ADS 1