BANDUNG, lintasbali.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mahendradatta menegaskan komitmennya dalam pengembangan ilmu kebijakan publik di tingkat nasional melalui partisipasi aktif dalam deklarasi Ikatan Dosen Kebijakan Publik Indonesia (IDoKPI). Deklarasi tersebut berlangsung di Politeknik STIA LAN Bandung pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Kehadiran Dekan FISIP Universitas Mahendradatta, Ni Putu Ari Setiawati, S.E., M.AP., menandai keterlibatan strategis universitas dalam momentum penting lahirnya organisasi nasional yang mewadahi para akademisi dan praktisi kebijakan publik di Indonesia.
Sebagai institusi yang menaungi Program Studi S1 Ilmu Administrasi Negara dan S2 Magister Administrasi Publik dengan akreditasi “Baik Sekali”, FISIP Universitas Mahendradatta tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga turut menandatangani naskah kerja sama di bidang Tridharma Perguruan Tinggi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi riset, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kebijakan publik yang berdampak langsung pada tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
“Kegiatan ini memberikan wawasan mendalam mengenai transformasi kebijakan publik di Indonesia serta menjadi wadah yang sangat inspiratif bagi para akademisi untuk bertukar gagasan. Kami melihat IDoKPI sebagai instrumen vital dalam merespons problematika pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pendekatan keilmuan yang solid,” ujar Ni Putu Ari Setiawati.
Ia menambahkan bahwa keberadaan IDoKPI diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam penguatan kapasitas intelektual dan sinergi kebijakan demi kemajuan bangsa.
“Suasana kekeluargaan dan profesionalisme yang terbangun selama rangkaian acara menjadi modal kuat untuk membangun kolaborasi yang lebih solid di masa depan,” tambahnya.
Deklarasi IDoKPI dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema “Dinamika Konseptual dan Tantangan Empirikal Ilmu Kebijakan Publik dalam Merespons Problematika Pemerintahan dan Kebijakan Pembangunan Nasional”. Kegiatan ini dihadiri ratusan akademisi dari 114 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Dalam forum tersebut, Dr. Tatang Sudrajat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IDoKPI periode 2026–2030. Seminar nasional juga menghadirkan dua keynote speaker, yakni Prof. Dr. Budiman Rusli dari Universitas Padjadjaran dan Prof. Dr. Nuryanti Mustari dari Universitas Muhammadiyah Makassar, bersama sejumlah pakar lainnya yang membahas kebijakan publik dari berbagai perspektif daerah di Indonesia.
Partisipasi aktif FISIP Universitas Mahendradatta dalam deklarasi ini merupakan bagian dari visi strategis fakultas untuk mencetak lulusan yang kritis, adaptif, dan memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan nasional.
Ke depan, FISIP berkomitmen memperluas sinergi dengan para akademisi dan pakar kebijakan publik guna menghasilkan riset yang mampu menjadi solusi atas berbagai tantangan pembangunan di sektor ekonomi, pemerintahan, pendidikan, hingga kesehatan.
Rektor Universitas Mahendradatta, Dr. I Wayan Sutrisna, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa keikutsertaan FISIP dalam deklarasi IDoKPI merupakan manifestasi dari visi universitas untuk terus berada di garis depan pengembangan ilmu administrasi dan kebijakan publik di Indonesia.
“Penandatanganan kerja sama Tridharma ini merupakan langkah konkret untuk memastikan Program Studi S1 Ilmu Administrasi Negara dan S2 Magister Administrasi Publik memiliki jejaring nasional yang kuat, sehingga mampu memberikan kontribusi riset yang berdampak bagi tata kelola pemerintahan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Mahendradatta, Dr. Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Wedastera Putra Mahendradatta Suyasa, S.Sos., S.H., M.H., menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah strategis FISIP dalam membangun sinergi dengan 114 perguruan tinggi melalui wadah IDoKPI.
“Kami berkomitmen menyediakan ekosistem akademik yang mendukung para dosen untuk aktif menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berkualitas. Sinergi ini sangat relevan dalam menjawab tantangan pembangunan nasional yang semakin kompleks, sekaligus memperkuat jati diri Universitas Mahendradatta sebagai institusi pendidikan yang berorientasi pada kemajuan bangsa,” tegasnya.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mahendradatta merupakan pusat pengembangan akademik di Bali yang berfokus pada tata kelola publik dan kebijakan pemerintahan.
Melalui Program Studi S1 Ilmu Administrasi Negara dan S2 Magister Administrasi Publik, FISIP berkomitmen mencetak analis kebijakan dan aparatur sipil negara yang kompeten, berintegritas, serta mampu menjawab dinamika pemerintahan di tingkat nasional maupun global. (Rls)





