Business

Gandeng Hatten Wine, Como Uma Ubud Siap Gelar COMO CONVERSATION “Unveiling the Spirit of Bali”

GIANYAR, lintasbali.com – Dengan bangga Uma Como Uma Ubud akan menggelar sebuah acara bertajuk Nikmati obrolan santai dalam COMO Conversation yang akan menjelajahi Arak, warisan minuman tradisional asli Bali bertempat di Como Uma Ubud pada Selasa, 12 September 2023. COMO Conversation akan berkolaborasi dengan Arak Bali Dewi Sri dari Hatten Wines.

Narasumber yang akan hadir yaitu Ida Bagus Rai Budarsa, Founder dan Owner Hatten Wine Bali, orang di balik keberhasilan winery asli Bali, Hatten Wines. Dengan latar belakang keluarga yang telah berkecimpung dalam produksi arak dan anggur Bali sejak tahun 1960-an, IB Rai akan berbagi cerita menarik tentang perjalanannya untuk mengangkat anggur dan arak Bali ke panggung internasional.

Percakapan COMO

IB Rai Budarsa adalah pendiri Hatten Wines, winery asli Bali. Beliau berasal dari keluarga dengan sejarah panjang dalam produksi arak dan anggur beras Bali sejak tahun 1960-an. Pada tahun 1994, beliau memulai perjalanan Hatten Wines untuk memperkenalkan anggur lokal ke panggung internasional. Saat ini, winery ini menghadirkan berbagai wine yang memenangkan berbagai penghargaan, mencakup varietas anggur warisan dan internasional yang tumbuh di kebun anggur Bali Utara.

“Segera daftarkan diri Anda, jelajahi makna budaya, teknik destilasi, dan cita rasa yang menggugah selera, yang akan disajikan dengan apik oleh para mixologist berpengalaman di Kemiri Restaurant”, kata Ida Bagus Rai Budarsa, Founder dan Owner Hatten Wine saat ditemui di Denpasar pada Senin, 4 September 2023.

Ida Bagus Rai Budarsa, Founder dan Owner Hatten Wine

Untuk dapat mengikuti COMO Conversation, peserta mengenakan harga Rp 200.000,-/orang dan akan dilaksanakan pada Selasa, 12 September 2023 bertempat di Kemiri Restoran, Como, Uma, Ubud.

BACA JUGA:  OJK Dorong Sinergi Lembaga Pemeringkat Kredit Dorong Pembiayaan UMKM

Setengah dari hasil acara akan didonasikan ke Yayasan Anak-Anak Bali, sebuah organisasi yang konservasi untuk mendukung pendidikan dan menciptakan peluang kerja bagi anak-anak Bali, yang juga berkontribusi pada pertumbuhan komunitas mereka. (Rl)

Post ADS 1