News

Gas Elpiji Cepat Habis? Berikut Cara Menghematnya

DENPASAR, lintasbali.com – Gas Elpiji saat ini menjadi kebutuhan dan salah satu elemen penting dalam proses masak memasak.

BACA JUGA:  DMI Mengajak Para Ulama Jadi Garda terdepan dalam Sosialisasi Program Vaksinasi Covid-19

Sering kali kita mengalami kehabisan gas saat memasak. Padahal baru beberapa hari dibeli. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan gas sehingga dapat dipergunakan dalam jangka waktu yang lama.

BACA JUGA:  Komisi Abdimas Kwarnas Gelar Pelatihan Pembuatan Laporan Situasi Kebencanaan, Tingkatkan Kapasitas dan Peran Pramuka Peduli

Dilansir dari beberapa sumber terkait penggunaan gas, berikut adalah beberapa cara untuk menghemat penggunaan gas elpiji dirumah tangga, antara lain :

BACA JUGA:  Kegiatan TMMD 109 Kodim 1015 Sampit Akan Tersaji Lewat Film Dokumenter

1. Perhatikan saluran gas.
Usahakan kompor gas dibersihkan minimal 3 bulan sampai 4 bulan sekali. Karena saluran gas yang kotor dan tersumbat menyebabkan panas yang dikeluarkan tidak merata, sehingga gas yang dikeluarkan lebih banyak.

BACA JUGA:  Tourism Confucius Institute gelar Webinar International "Strategi Pulihkan Market China untuk Pariwisata Indonesia"

2. Gunakan selang gas yang baik.
Pilih selang dengan tekanan mencapai 500 psi. Jika tidak, selang gas akan cepat kendor akibat tekanan gas didalam selang sehingga jadi boros.

BACA JUGA:  Ketut Jaman Calon Ketua ASITA Bali Siapkan Program Kerja Terbaik Tingkatkan Kualitas Pariwisata

3. Lepaskan regulator
Pastikan regulator yang digunakan sesuai SNI dan cabut jika sedang bepergian dalam waktu yang lama.

BACA JUGA:  Happy Helping Community Indonesia (HHCI) Bergerak Semprotkan Desinfektan

4. Gunakan perangkat masak berbahan ini.
Pastikan peralatan masak di dapur terbuat dari stainless steel karena merupakan penghantar panas terbaik sehingga memasak lebih cepat dan tidak menguras gas.

BACA JUGA:  Solusi Pemulihan Ekonomi, Pegadaian Gelontorkan Rp.1,5 Triliun Dana PIP untuk Usaha Ultra Mikro

5. Peralatan masak harus sesuai porsi masakan yang dimasak.
Kalau porsi makanan yang akan dimasak kecil, jangan menggunakan panci atau wajan yang besar karena akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menjadi panas.

BACA JUGA:  Ny. Tjok Putri Hariyani Ardhana Sukawati hadiri arisan rutin DWP Provinsi Bali

Tidak hanya bagaimana cara menghemat penggunaan gas yang baik dan benar, penting juga mengetahui bagaimana tabung gas yang baik.

BACA JUGA:  Nikmati Sensasi Meeting Semi Outdoor di Sanctoo Suites and Villas

1. Perhatikan berat tabung dan isi tabung sesuai dengan ketentuan yang dilengkapi seal (segel) dalam kondisi baik.

BACA JUGA:  Pangdam Pimpin Sertijab Kasdam IX/Udayana dan Danrem 163/WSA Yang Baru

2. Membeli melalui jalur resmi seperti SPBU, agen gas dan pangkalan gas resmi.

3. Pastikan tabung gas tidak bocor atau badan tabung gas dicelupkan ke air. Perhatikan apakah ada gelembung udara keluar. Jika tidak ada gelembung berarti aman.

BACA JUGA:  Solusi Pemulihan Ekonomi, Pegadaian Gelontorkan Rp.1,5 Triliun Dana PIP untuk Usaha Ultra Mikro

Disamping itu, wajib kita ketahui ciri-ciri disfungsi tabung gas secara umum di masyarakat antara lain bau gas menyengat, terdapat bunga es pada titik kebocoran di tabung gas, terdengar bunyi mendesis pada regulator, dan muncul gelembung udara dari titik kebocoran jika diusap dengan air sabun.

BACA JUGA:  Nikmati Sensasi Meeting Semi Outdoor di Sanctoo Suites and Villas

Sedangkan untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) tergantung wilayahnya dan tergantung dari ketetapan masing-masing Pemda. (AR)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: STOP!! Silahkan kontak redaksi Lintasbali.com untuk keperluan penggunaan berita!