MANGUPURA, lintasbali.com – Himpunan Bartender Indonesia (HBI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan industri bartending Tanah Air melalui penyelenggaraan Indonesia Flair Tandem 2026, sebuah kompetisi flair bartending yang mengusung konsep tandem dan tergolong langka di Indonesia yang diselenggarakan pada Minggu, 12 Juli 2026, di Golden Tulip Jineng Resort, Bali.
Sebanyak 7 pasangan bartender flair terbaik tampil dalam kompetisi yang mengedepankan kreativitas, teknik, serta kekompakan tim. Berbeda dengan kompetisi flair individu, kategori tandem memiliki tingkat kesulitan yang jauh lebih tinggi karena setiap pasangan harus menampilkan koreografi yang selaras, sinkronisasi gerakan, serta ketepatan melempar dan menangkap botol maupun shaker secara bersamaan.
Melalui aksi yang atraktif dan penuh presisi, para peserta memperebutkan total hadiah sebesar Rp15 juta, sekaligus membuktikan kemampuan mereka di hadapan para pelaku industri hospitality dan komunitas bartender Indonesia.
Pemilihan Golden Tulip Jineng Resort sebagai lokasi penyelenggaraan didasarkan pada kesamaan visi antara pihak hotel dan HBI dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di industri hospitality, khususnya profesi bartender.
Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka ruang bagi para bartender untuk terus berinovasi, meningkatkan kompetensi, serta melahirkan regenerasi bartender flair yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Setelah melalui penilaian yang ketat, gelar Champion berhasil diraih oleh Rico x Eka berkat penampilan yang solid, sinkron, dan penuh inovasi. Posisi Runner-Up 1 diraih oleh Nopa Yana x Chandra, yang tampil impresif dengan teknik dan kerja sama tim yang luar biasa. Sementara itu, Runner-Up 2 diraih oleh Yoga Diasa x Rino, yang juga berhasil membawa pulang penghargaan Best Cocktail atas racikan koktail terbaik yang memikat para juri.
Selain menjadi ajang kompetisi, Indonesia Flair Tandem 2026 juga menjadi momentum penting bagi Himpunan Bartender Indonesia dalam memperkenalkan jajaran pelaksana tugas (Plt.) yang akan memimpin organisasi hingga Februari 2027.
Adapun jajaran kepemimpinan sementara HBI adalah sebagai berikut I Gede Adijaya (De Bean) – Ketua Harian HBI; Ni Komang Arlin Widiastuti (Arlin) – Wakil Ketua I HBI dan I Gede Bayu Krisnawan (Bayu Alexander) – Wakil Ketua II HBI.
Kepengurusan baru ini diharapkan dapat melanjutkan program-program organisasi, memperkuat solidaritas komunitas bartender, serta menjadi wadah bagi lahirnya inovasi dan talenta baru di dunia bartending Indonesia.
Melalui penyelenggaraan Indonesia Flair Tandem 2026, HBI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kompetisi yang berkualitas, meningkatkan standar profesionalisme bartender Indonesia, serta memperkuat eksistensi flair bartending sebagai salah satu cabang seni dan keterampilan yang membanggakan dalam industri hospitality. (LB/01)





