Pendidikan

Hospitality Insights Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Industri dan Pendidikan Vokasi Pariwisata di Bali

MANGUPURA, lintasbali.com — Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali sukses menyelenggarakan Hospitality Insights Forum 2026 yang dirangkaikan dengan Professional Advisory Council (PAC) Meeting pada Sabtu, 9 Mei 2026, bertempat di Sanctoo Suites & Villas, Bali.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan industri hospitality serta pariwisata.

Forum tersebut menghadirkan akademisi, praktisi industri, dan para pemangku kepentingan pariwisata untuk berdiskusi serta memberikan masukan strategis terkait pengembangan kurikulum yang adaptif, relevan, dan selaras dengan kebutuhan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA).

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali secara resmi membentuk kepengurusan Professional Advisory Council (PAC) periode 2026 dengan susunan sebagai berikut:
Ketua: Bagus Ngurah, M.Tr.Par., CHA., CHE.
Wakil Ketua: Danarsih Pipinuri, S.Tr.Par., CHBP.
Sekretaris: Dr. Wiwin Suyasa, M.Par., CHE., CHA.

Sementara itu, anggota pendampingan PAC terdiri dari:
Milka Sitorus, S.Tr.Par., CHBP.
Devis Fransisko Andre, S.Tr.Par., CHBP.
I Gede Eka Rosdiana Putra, S.Tr.Par.
Putra Subali, S.Tr.Par., M.Tr.Par.

Pembentukan kepengurusan PAC ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi strategis antara institusi pendidikan vokasi dan industri hospitality di Bali.

Kehadiran para praktisi industri yang memiliki pengalaman profesional di bidang perhotelan dan pariwisata dinilai penting dalam mendukung pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini maupun tantangan masa depan.

Dalam sambutannya, Bagus Ngurah selalu Ketua PAC terpilih menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara kampus dan pelaku industri guna menciptakan lulusan yang siap kerja, adaptif terhadap perkembangan global, serta memiliki daya saing internasional.

“Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan utama dalam menciptakan sumber daya manusia hospitality yang unggul, profesional, dan relevan dengan dinamika industri saat ini,” ujar Bagus Ngurah.

BACA JUGA:  KMHDI Denpasar: Dinamika Kota 2025 Alarm Serius, Masalah Bukan Lagi Insidental

Selain menjadi ajang penguatan kemitraan, forum ini juga menjadi wadah diskusi produktif mengenai implementasi konsep link and match antara kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri hospitality yang terus berkembang, khususnya di Bali sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.

Melalui penyelenggaraan Hospitality Insights Forum 2026, Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali berharap dapat menghasilkan rekomendasi strategis dan langkah konkret dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi pariwisata yang berdaya saing global serta mampu menjawab kebutuhan industri di masa depan. (LB)

Post ADS 1