Destinasi

Jadi Destinasi Primadona, Tanah Lot Utamakan Kenyamanan, Keamanan dan Pelayanan Prima

TABANAN, lintasbali.com – Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot hingga akhir tahun 2025 tetap menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu destinasi unggulan dan primadona wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bali. Ikon pura yang berdiri megah di atas batu karang di tengah laut ini terus memikat wisatawan domestik maupun mancanegara dengan keindahan panorama alam, nilai spiritual, serta kekhasan budaya Bali yang kental.

Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Lot tercatat mencapai sekitar 1,4 juta orang, dengan rata-rata kunjungan bulanan sekitar 120 ribu wisatawan. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat wisatawan untuk menjadikan Tanah Lot sebagai destinasi wajib saat berlibur ke Bali, sekaligus menegaskan daya saing Tanah Lot di tengah banyaknya pilihan objek wisata lainnya.

Keindahan matahari terbenam (sunset) yang berpadu dengan siluet Pura Tanah Lot masih menjadi daya tarik utama. Selain itu, kawasan Tanah Lot juga terus berbenah dengan penataan area, penguatan fasilitas pendukung, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, sehingga wisatawan dapat menikmati pengalaman berkunjung yang nyaman dan berkesan.

Asisten Manager Operasional DTW Tanah Lot Bali, Putu Toni Wirawan, menyampaikan bahwa capaian kunjungan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak pengelola dan dukungan masyarakat sekitar.

“Tanah Lot tidak hanya menjual keindahan alam dan budaya, tetapi juga pengalaman berwisata yang aman, nyaman, dan tertata. Kami bersyukur kunjungan wisatawan sepanjang 2025 tetap stabil dan menunjukkan tren positif,” ujarnya Rabu, 31 Desember 2025.

Lebih lanjut, Putu Tonny menegaskan bahwa pengelola Tanah Lot secara konsisten mengutamakan pelayanan prima kepada wisatawan. Hal ini diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, keramahan petugas, serta kesiapan dalam memberikan informasi dan bantuan kepada pengunjung.

BACA JUGA:  Wayan Sudiana, Resmi Pimpin DTW Tanah Lot Bali

Dalam refleksi akhir tahun 2025, pengelola DTW Tanah Lot Bali menempatkan tiga fokus utama, yakni pelayanan prima, kenyamanan pengunjung, dan keamanan kawasan wisata. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari penataan jalur kunjungan, peningkatan kebersihan area, hingga penguatan sistem pengamanan dan mitigasi risiko di kawasan pesisir.

Dengan komitmen tersebut, Tanah Lot diharapkan tidak hanya mempertahankan statusnya sebagai destinasi primadona, tetapi juga menjadi contoh pengelolaan daya tarik wisata yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepuasan pengunjung. Ke depan, Tanah Lot optimistis akan terus menjadi magnet wisata yang membanggakan Bali di mata dunia. (LB)

Post ADS 1