Jelang Pelantikan dan Dialog Nasional Perkumpulan Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PPHRI)

Share

MEDAN, lintasbali.com – Dideklarasikan Sabtu (23/1/2021) di Grand Antares Hotel Medan oleh 21 deklarator yang terdiri dari para pengusaha hotel dan restoran serta penggiat pelaku bisnis pariwisata Sumatera Utara dengan latar belakang pengalaman yang luar biasa, sejarah pariwisata Indonesia akhirnya mencatat, bahwa telah lahir satu organisasi pariwisata baru bernama Perkumpulan Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PPHRI) yang beranggotakan para pengusaha hotel dan restoran dan juga cafe setanah air.

Lahirnya PPHRI menjadi luar biasa dan bersejarah, luar biasa karena lahir di masa pendemi COVID-19 melanda dunia yang sangat mempengaruhi perekonomian secara global tak terkecuali Indonesia dan merubah kebiasaan manusia untuk menjadi apa yang disebut “New Normal” yang berimbas kepada usaha hotel dan restoran.

Bersejarah karena dinisiasi dan dideklarasikan di Kota Medan pulau Sumatera yang bersejarah, sebab mengingat dan menimbang sebagaimana yang lazim terjadi, organisasi besar selalu dideklarasikan di pulau Jawa sehingga seiring waktu berjalan akhirnya akan hadir di 34 provinsi di Indonesia dari Sabang hingga Merauke, dimana ada hotel, restoran dan kafe maka Perkumpulan Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PPHRI) ada sebagai wadah tempat beraspirasi dan berinspirasi ide dan gagasan perihal perkembangan hotel dan restoran.

Saat ini DPD PPHRI sudah ada di 2 provinsi di tanah air yakni di Sumatera Utara dan Aceh dan mengajak pengusaha-pengusaha hotel dan restoran di provinsi lainnya bergabung bekerja dan bergiat bersama-sama membantu pemerintah dalam kemajuan khususnya kemajuan pariwisata Indonesia.

Waktu yang ditargetkan para deklarator untuk persiapan pembentukan kepanitiaan pelantikan pengurus DPP, DPD dan sejumlah DPC di tahap awal sejak deklarasi hanya sebulan.

Ditambah lagi selain pelantikan akan dilaksanakan pula Dialog Nasional secara virtual dengan tema: Topik: “Strategi Baru Menggaet Wisatawan Domestik (Wisdom) di 5 Kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas” oleh sejumlah nara sumber diantaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang baru, Sandiaga Uno, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah dan nara sumber lainnya.

BACA JUGA:  Ubud Art of Cocktail Competition 2019 Hasilkan Bartender Berkualitas.

Pelantikan akan dilakukan langsung oleh pembina PPHRI, Edy Rahmayadi yang juga Gubernur Sumatera Utara. Persiapan satu bulan akan dihadiri para undangan yang terdiri dari Kepala Daerah, Kepala DPRD, Kepala Kedinasan, dan Instansi terkait, Konsulat Jenderal, Ketua Akademisi, organisasi pariwisata tanah air, dan lain sebagainya dengan tentu saja memperhatikan dan memenuhi aturan standar gugus tugas dan protokoler kesehatan penanganan COVID-19. Penerapan penggunaan masker saat acara berlangsung menjadi hal mutlak dilakukan.

Acara pelantikan pengurus dan dialog nasional Perkumpulan Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PPHRI) periode 2021-2026 sudah dipastikan diselenggarakan di Le Polonia Hotel & Convention managed by Topotels pada Kamis (25/2/2021) dan dimulai pada pukul 09.00 pagi hingga pukul 17.30 sore WIB.

Kreatif dan bermartabat serta memiliki daya saing untuk kemajuan organisasi dan kesejahteraan anggota-anggotanya menjadi prioritas dan motto PPHRI. Dengan membuat terus inovasi dan hal yang tak biasa dan baru.

Bersama program-program pemerintah mengedepankan nurani untuk selalu melayani dengan hati menjadi fokus PPHRI yang sangat menyadari. PPHRI paham harus bisa mengayomi, menjadi obat dan solusi menginspirasi menginspirasi dan menaungi para pemilik usaha perhotelan dan restoran serta kafe yang karakter, kebutuhan dan persoalannya berbeda-beda. (Rls)

error: STOP!! Silahkan kontak redaksi Lintasbali.com untuk keperluan penggunaan berita!