Seputar Bali

Kinerja Pembangunan Bali 2025 Melampaui Target Nasional

DENPASAR, lintasbali.com – Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) yang diumumkan pada 5 Februari 2026, capaian indikator makro pembangunan Provinsi Bali Tahun 2025 menunjukkan kinerja yang sangat menggembirakan.

Seluruh indikator utama tidak hanya mencapai target, tetapi juga melampauinya. Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan implementasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

Kinerja pembangunan Bali Tahun 2025 diukur melalui tujuh indikator makro utama, yang secara keseluruhan menunjukkan tren perbaikan yang signifikan, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun kualitas hidup masyarakat.

Pertama, pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2025 secara kumulatif mencapai 5,82 persen, meningkat 0,34 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 5,48 persen. Capaian ini menempatkan Bali pada peringkat kelima tertinggi secara nasional dan menjadi pertumbuhan ekonomi tertinggi Bali dalam tujuh tahun terakhir.

Kedua, pendapatan per kapita masyarakat Bali tahun 2025 mencapai Rp72,66 juta, meningkat sebesar Rp5,34 juta dibandingkan tahun 2024 yang tercatat Rp67,32 juta. Peningkatan ini mencerminkan membaiknya daya beli serta kesejahteraan masyarakat Bali secara umum.

Ketiga, tingkat ketimpangan ekonomi yang diukur melalui Indeks Gini Ratio pada tahun 2025 tercatat sebesar 0,333, menurun dibandingkan tahun 2024 sebesar 0,348. Penurunan ini menunjukkan bahwa distribusi pendapatan masyarakat Bali semakin merata dan berkeadilan.

Keempat, tingkat kemiskinan di Bali pada tahun 2025 berada pada angka 3,42 persen, turun 0,38 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 3,80 persen. Capaian ini menjadikan Bali sebagai provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah secara nasional.

Kelima, tingkat pengangguran terbuka di Bali tahun 2025 tercatat sebesar 1,45 persen, menurun 0,34 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 1,79 persen. Angka ini kembali menempatkan Bali sebagai provinsi dengan tingkat pengangguran terendah di Indonesia.

BACA JUGA:  Gelar Musda, JIC Diharapkan Mampu Membawa Visi-Misi ICA BPD Bali

Keenam, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bali tahun 2025 mencapai 79,37, meningkat dari tahun 2024 yang sebesar 78,63. Dengan capaian tersebut, Bali berada pada peringkat kelima tertinggi secara nasional, menegaskan kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak.

Ketujuh, Usia Harapan Hidup (UHH) masyarakat Bali pada tahun 2025 mencapai 75,46 tahun, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 75,10 tahun. Hal ini mencerminkan semakin baiknya kualitas layanan kesehatan serta pola hidup masyarakat.

Keberhasilan pencapaian indikator makro ini menunjukkan bahwa pembangunan Bali pada tahun 2025 telah berjalan selaras dengan arah kebijakan dan program pembangunan daerah, yang difokuskan pada enam Bidang Prioritas, yaitu:
1. Adat, Tradisi, Seni dan Budaya, serta Kearifan Lokal;
2. Kesehatan, Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Jaminan Sosial, dan Ketenagakerjaan;
3. Transformasi Perekonomian melalui Ekonomi Kerthi Bali;
4. Infrastruktur Darat, Laut, dan Udara serta Transportasi;
5. Lingkungan, Kehutanan, dan Energi; serta Bali Pulau Digital dan Keamanan Bali.

Capaian kinerja yang sangat baik ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, yang dilaksanakan secara kolektif oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, pelaku usaha, serta seluruh masyarakat Bali. (LB)

Post ADS 1