Destinasi

Manis Galungan, Taman Nusa Bali Diserbu Wisatawan

Gianyar, Lintasbali.com – Pada suasana liburan Manis Galungan, Kamis (20/2) Taman Nusa Bali menyuguhkan art performance spesial dengan judul “Nusantara Dwipa” yaitu sebuah pragmentari garapan para seniman Taman Nusa Bali yang mengkisahkan perjalanan Maha Patih Gajah Mada dalam menyatukan Nusantara. Pertunjukan ini dimulai dari pukul 11:00 Wita dan 14:00 Wita bertempat di Sanggar Jawa – Taman Nusa Bali.

Pemeran Pragmentari “Nusantara Dwipa” saat Manis Galungan di Taman Nusa Bali.

Kunjungan liburan pada hari manis Galungan dipadati para pengunjung lokal Bali dan juga wisatawan asing dari Eropa. Dibandingkan hari biasanya manis Galungan sangat rame, ada lebih dari 700 pengunjung yang menjelajahi kampung budaya Indonesia di Taman Nusa.

Sudah ada di Bali, di sini bisa mengenal keunikan bangunan tradisional Bali yang dibangun berdasarkan rumah gaya Penglipuran. Rumah Bali terdiri dari sekumpulan bangunan yang memiliki fungsi yang berbeda-beda, sepasang patung di depan terlihat ramah menyambut tamu yang datang, bahan utama rumah adalah bambu, tanaman yang berlimpah jumlahnya di sekitar Bali.

Manager Taman Nusa Bali

Atap serta dindingnya terbuat dari bambu, dindingnya dibentuk dari anyaman bambu yang disebut bedeg. Bali memiliki rumah tradisional khas Bali yang secara utuh dibangun dengan aturan Asta Kosala Kosali.

Proses pembangunan rumah diawali dengan nyikut karang atau pengukuran tapak, peletakan batu pertama, semua diawali dan diakhiri dengan beberapa ritual, sehingga bangunan itu punya taksu dan muncul aura positif.

Secara umum sudut utara-timur adalah area yang digunakan sebagai tempat suci, sedangkan sudut barat-selatan merupakan sudut yang lebih rendah dalam tata ruang rumah, merupakan arah masuk ke hunian atau untuk bangunan lain seperti kamar mandi dan lain-lain.

BACA JUGA:  Paket Promo "Lebaran Disini Aja" FRii Bali Echo Beach Canggu

Bangunan-bangunan dalam arsitektur rumah adat tersebut terdiri dari bale daja (bagian Utara) untuk ruang tidur dan menerima tamu penting, bale dauh (bagian Barat) untuk ruang tidur dan menerima tamu dari kalangan biasa, bale dangin (bagian Timur) untuk upacara, dapur untuk memasak, jineng untuk lumbung padi, dan tempat suci untuk pemujaan.

Ada tiga aspek yang harus di terapkan di dalam pembangunan rumah adat ini,
aspek pawongan (manusia / penghuni rumah), pelemahan ( lokasi /lingkungan)  dan yang terakhir parhyangan.

Hubungan yang harmonis antara manusia dengan manusia, dengan lingkungan dan dengan Tuhan akan menyebabkan tercapainya kedinamisan dalam hidup. Hubungan ketiga aspek ini disebut dengan Tri Hita Karana .

Dalam rangka menyambut Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan, Taman Nusa memberikan Promo Galungan dan Kuningan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku untuk Paket Budaya, Paket Nusa dan Paket Warna Nusantaraku. Ada Pasar Senggol juga di Kampung Budaya. Promo ini berlaku dari tanggal 16 Februari 2020 sampai dengan 1 Maret 2020.

Taman Nusa buka setiap hari dari pukul 09.00 – 17.00 WITA. Segera kunjungi Taman Nusa yang terletak di Jalan Taman Bali, Banjar Blahpane Kelod, Desa Sidan, Gianyar. Untuk alamat dan informasi lengkap, dapat menghubungi bagian informasi:
0361 – 952 952 atau lihat di website www.taman-nusa.com

Post ADS 1



error: STOP!! Silahkan kontak redaksi Lintasbali.com untuk keperluan penggunaan berita!