Pariwisata & Budaya

Marriott International Jalin Kerjasama dengan Kemenparekraf untuk ‘Sustainable Tourism’

MANGUPURA, lintasbali.com – Marriott International Inc. di Indonesia Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Penandatanganan dihadiri oleh Ni Wayan Giri Adnyani, Sekretaris Utama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Kreatif (Baparekraf). Hadir pula Agustini Rahayu, Direktur Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf/Baparekraf untuk wilayah Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Afrika; dan Ramesh Jackson, Area Vice President Indonesia, Marriott International.

Nota Kesepahaman (MoU) tersebut mencakup kerjasama yang mencakup pariwisata dan pemasaran; termasuk pengembangan bakat dan kompetensi sumber daya manusia di bidang pariwisata; pengembangan bidang ekonomi kreatif, serta bentuk kerjasama lain yang bermanfaat bagi industri pariwisata dan perhotelan dalam jangka waktu tiga tahun sejak awal.

Ramesh Jackson, Area Vice President Indonesia untuk Marriott International, mengatakan Marriott International akan terus berkomitmen untuk mendukung pariwisata Indonesia.

“Secara kolektif kami bertujuan untuk meningkatkan pengalaman bagi wisatawan agar lebih dekat dengan keindahan Indonesia, alamnya, kekayaan sejarahnya, serta masyarakatnya,” jelasnya.

“Kami berharap dapat menjalin hubungan jangka panjang dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang telah bekerja tanpa lelah untuk mendorong sektor pariwisata,” ujar Ramesh.

Dalam keterangannya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, menambahkan bahwa MoU ini merupakan langkah nyata menuju komitmen antara sektor publik dan swasta, sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan pembangunan yang lebih inklusif dalam bidang pariwisata.

“Marriott International, sebagai salah satu perusahaan perhotelan terbesar di dunia dan salah satu pemain utama penyedia akomodasi di Indonesia serta di seluruh nusantara, adalah mitra yang tepat untuk kolaborasi strategi ini. Saya menunggu hasil kerja sama yang bermanfaat ini dan melihat positifnya dalam waktu,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

Kolaborasi yang tepat dalam mendukung upaya Marriott International untuk memberdayakan dan membekali para talenta lokal, memberikan kesempatan bagi siswa atau lulusan 6 Politeknik Pariwisata (Poltekpar) untuk mendapatkan pengalaman dan pelatihan melalui portofolio hotel serta resor dari Marriott International.

“Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia berharap dapat menjalin kemitraan dengan industri perhotelan, karena industri ini merupakan salah satu industri yang berkontribusi besar pada sektor pariwisata. Nota kesepahaman ini merupakan langkah strategi dalam upaya mengembangkan dan ekonomi kreatif di Indonesia,” kata Ni Wayan Giri.

“Selain saling mendukung melalui berbagai kegiatan di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif ke depan, kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di pariwisata Indonesia,” ujar Ni Wayan Giri lebih lanjut.

Persatuan yang inovatif ini menggabungkan hal-hal terbaik dari seluruh aspek– pariwisata dan perhotelan, budaya dan masyarakat. aliansi ini dan bersama dengan para pemilik yang baik, portofolio hotel dan resor Marriott International di Indonesia tetap berkomitmen untuk meningkatkan negara ini ke seluruh dunia dengan jangkauan serta kesungguhan dalam penawaran dan pengalamannya.

Dengan penambahan yang akan datang di Jakarta, Labuan Bajo dan Manado, Marriott International saat ini mengoperasikan 60 hotel dan resor di Indonesia dengan 19 dari 30 merek globalnya. (LB)