Nikmati Sajian Kopi Istimewa Racikan Skena Lightbulb Canggu

Share

MANGUPURA, lintasbali.com – Ditengah maraknya kedai kopi di Indonesia, Skena Coffee menjadi
pendatang baru yang patut dipertimbangkan. Brian selaku pemilik, memulai kedai kopi di Surabaya yang bermula dari kopi botol yang diantar sendiri hingga mempunyai kedai kopi di Surabaya Town Square.

Kedai kopi ini diberi nama “Skena” yang mempunyai dua makna; Pertama, berasal dari suatu kata serapan dari bahasa Inggris “Scene” yang merujuk pada suatu tempat kejadian secara harfiah.

Jika dikaitkan dengan dunia musik maka, “Skena” adalah kata yang menggambarkan dunia musik sebagai suatu lingkungan dimana terjadinya interaksi antara audience & musisi sebagai suatu komunitas.

Kedua, berasal dari tiga gabungan kata yaitu Sua, cengKErama, kelaNA. “Jika diartikan secara sederhana ketika kita bersua, kita bercengkerama, kemudian jika kita ada project atau kolaborasi apapun itu kita akan berkelana bersama.” Ujar Brian.

Menu disini juga begitu beragam, mulai dari kopi, non kopi, dan makanan ringan. Salah satu menu andalan Skena adalah Baileys Latte, Lychee Lime, dan V60 Manual Brew, Selain menjual kopi cair yang bisa langsung diminum, Skena juga menjual biji kopi dan kopi sachet yang dapat dibeli di Tokopedia dan Shopee. Untuk kopi sachet konsepnya minimalis serta dilengkapi caran pembuatannya juga. Skena tak hanya menawarkan minuman dan makanan ringan seperti kedai kopi pada umumnya.

Owner Skena Lightbulb Canggu

Dengan tagline “We rise by lifting other’s”, Skena ingin menggandeng pekerja kreatif sekaligus komunitas – komunitas di sekitarnya, beberapa band lokal yang sudah mengisi keramaian Skena di antaranya Red Wine, Minara, Shama, Gandrausa & The Goofeygober.

Skena membuka pintunya di Bali tepatnya di Jalan Pantai Batu Mejan Nomor 10, Canggu, – Bali.Bersama dengan James selaku partner, Skena Lightbulb resmi dibuka pada awal Maret 2021.

BACA JUGA:  Ida Bagus Sedana : Pariwisata di Kawasan Legian Masih Hidup

Skena Lightbulb tidak hanya menjual kopi dan non kopi tapi juga menjual minuman beralkohol dan juga breakfast. Tujuan dibukanya Skena di Bali tidak lain juga untuk mendukung komunitas mempunyai hub atau tempat bersua, bercengkerama, dan berkelana.

“Jadi jika ada acara teman-teman komunitas dari Surabaya bisa main ke Bali dan sebaliknya. Di Bali selain kedai kopi, diatas juga terdapat Skena Living. Jadi kalau teman – teman mau main tidak perlu bingung lagi” Ujar James.

Di Bali kedai yang terkonsep Industrial ini mempunyai penginapan diatasnya. Dengan range harga yang tergolong affordable dari Rp. 300.000 – 450.000 per malam. (Rls)

error: STOP!! Silahkan kontak redaksi Lintasbali.com untuk keperluan penggunaan berita!