News

Pegadaian Resmikan Rumah Bibit dan Salurkan 1.000 Bibit Kopi di Wawo, Perkuat Ekonomi Hijau Masyarakat Bima

BIMA, lintasbali.com – PT Pegadaian (Persero) Area Pulau Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui peresmian Rumah Bibit dan penyerahan bantuan 1.000 bibit kopi pada rangkaian kegiatan Summer Camp IV di Desa Riamau, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima.

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pegadaian (Persero) yang berfokus pada pelestarian lingkungan sekaligus penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu potensi unggulan Kabupaten Bima.

Rumah Bibit yang diresmikan di Desa Riamau diharapkan menjadi pusat pembibitan, edukasi, dan pengembangan tanaman kopi yang dikelola secara berkelanjutan. Sementara itu, bantuan 1.000 bibit kopi akan mendukung perluasan budidaya sekaligus meningkatkan produktivitas perkebunan masyarakat di kawasan pegunungan Wawo.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra, Edy Purwanto, menegaskan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Melalui program TJSL, PT Pegadaian (Persero) ingin tumbuh bersama masyarakat. Peresmian Rumah Bibit dan bantuan 1.000 bibit kopi ini bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi merupakan investasi sosial dan lingkungan yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang sekaligus mendukung pelestarian alam. Kami percaya bahwa keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat harus berjalan beriringan,” ujar Edy Purwanto.

Senada dengan itu, Deputy Bisnis PT Pegadaian (Persero) Area Pulau Sumbawa, Mustofa, mengatakan bahwa besarnya potensi kopi di kawasan Wawo perlu didukung melalui kolaborasi berbagai pihak agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Kami berharap keberadaan Rumah Bibit dapat menjadi pusat pengembangan bibit kopi yang berkualitas sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani serta mendorong lahirnya kawasan kopi yang berdaya saing dan berkelanjutan di Kabupaten Bima,” ungkap Mustofa.

Program ini terlaksana melalui sinergi PT Pegadaian (Persero) Area Pulau Sumbawa bersama Kelompok Usaha Bersama (KUBe) MANJAKAN dalam rangkaian kegiatan Summer Camp IV yang mengusung semangat pelestarian lingkungan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian kawasan sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi berbasis sumber daya lokal.

Melalui inisiatif ini, PT Pegadaian (Persero) berharap keberadaan Rumah Bibit mampu menjadi fondasi pengembangan kawasan kopi Wawo yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat upaya konservasi lingkungan di kawasan pegunungan Kabupaten Bima.

Sejalan dengan semangat “Melayani Sepenuh Hati, MengEMASkan Indonesia”, PT Pegadaian (Persero) akan terus menghadirkan berbagai program TJSL yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan, sosial, dan perekonomian masyarakat di seluruh wilayah operasional perusahaan. (Rls)

Post ADS 1