Seputar Bali

Penyaluran KUR untuk UMKM bidang pariwisata dalam Sosialisasi Tahap V Sistem Verifikasi Pariwisata Kab Badung

Denpasar, lintasbali.com – Program reaktivasi industri pariwisata di Bali mendapat dukungan dari bank BNI Cabang Denpasar. Hal ini terungkap dalam acara sosialisasi sistem verifikasi tahap V bidang pariwisata Kabupaten Badung yanh diselenggarakan secara online siang tadi, Kamis (30/7)

Dalam sambutan pembukaannya, Kadisparda Badung, Ir. I Made Badra, MM memaparkan bahwa produk perbankan diharapkan dapat memperkuat upaya para pelaku usaha dalam menerapkan program CHSE serangkaian verifikasi kesiapan industri pariwisata.

“Contactless sebagai penerapan CHSE sangat dibutuhkan bagi pelaku usaha pariwisata tentunya. Jadi kami kombinasikan terkait sosialisasi tahap ke-5 secara online sekaligus memberi tambahan wawasan mengenai sistem pembayaran secara digital”, kata Made Badra yang segera mengakhiri masa jabatannya atau pensiun pada akhir bulan ini.

Menurut moderator webinar, DR.(C). I Made Ramia Adnyana, SE.,MM.,CHA tahap ke-5 sosialisasi kali ini difokuskan pada pemantapan usaha akomodasi non bintang, bintang 1 dan bintang 2 menuju era kebiasaan baru.

Pembicara pertama, Ketut Swabawa, CHA mewakili Ketua Tim Verifikasi menggarisbawahi bahwa Badung sangat serius dalam persiapan reaktivasi industri.

“Jadi bukan hanya hotel, restoran, DTW saja untuk tingkat kabupaten/kota yang harus diverifikasi sesuai Surat Edaran Kadisparda Bali pada 1 Juli lalu itu, tapi ada sektor pendukung pariwisata yang dibutuhkan bagi wisatawan seperti pusat perbelanjaan dan mall, stand-alone spa and wellness, tempat hiburan dan sejenisnya. Jadi itu juga kami verifikasi untuk wilayah Badung. Ya kita harus serius, jika mau buka destinasi maka tempat usaha seperti itu juga harus dicek”, ungkap Swabawa yang juga Wakil Ketua DPD IHGMA Bali itu.

Pihak perbankan dalam hal ini Bank BNI Cabang Denpasar yang tampil sebagai narasumber lainnya memaparkan produk kredit lunak berupa K.U.R dengan bunga ringan 6%/tahun.

BACA JUGA:  PNS harus Netral, Masker Salah Satu Paslon Dibagikan di Sekolah

“Kami ada 3 skema dalam penyaluran kredit ini yaitu CSR, subsidi dan komersial. Karena sektor pariwisata ini perlu dibantu pendanaan untuk membuka kembali usahanya”, kata Yessy Aktaina, Pimpinan Sentra Kredit Mikro BNI Cab Denpasar dalam paparannya. (Red/Rls)

Post ADS 1



error: STOP!! Silahkan kontak redaksi Lintasbali.com untuk keperluan penggunaan berita!