News

PLN UID Bali Pastikan Kesiapan SPKLU Sambut Arus Mudik Idul Fitri 2026

DENPASAR, lintasbali.com – Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, I Wayan Eka Susana memastikan kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh Bali untuk mendukung mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik dalam rangkaian Hari Raya Idul Fitri tahun 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh I Wayan Eka Susana di Denpasar, pada Jumat, 13 Maret 2026. Ia menjelaskan bahwa PLN telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan nyaman selama periode libur Lebaran.

Menurut Eka Susana, hingga akhir tahun 2025 jumlah SPKLU yang beroperasi di Pulau Bali mencapai 142 unit EV charger yang tersebar di 93 titik lokasi strategis di 9 Kabupaten/Kota di Provinsi Bali.

Infrastruktur ini terus dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan kendaraan listrik sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun wisatawan yang menggunakan kendaraan listrik.

“Sebanyak 142 SPKLU di Bali sudah siap di 93 titik tersebar di 9 Kabupaten/Kota se-provinsi Bali,” ujar Eka Susana.

Ia menambahkan bahwa penyebaran SPKLU di berbagai titik penting seperti kawasan wisata, jalur utama antar kabupaten, pusat kota, hingga area publik bertujuan untuk memastikan pengguna kendaraan listrik dapat dengan mudah menemukan lokasi pengisian daya.

PLN juga terus melakukan pemantauan terhadap kesiapan operasional SPKLU, termasuk memastikan seluruh perangkat pengisian daya berfungsi optimal selama periode peningkatan mobilitas masyarakat menjelang dan setelah Idul Fitri.

Dengan kesiapan infrastruktur ini, PLN UID Bali optimistis pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan mudik maupun aktivitas wisata di Bali dengan lebih nyaman, aman, dan ramah lingkungan.

Pengembangan SPKLU merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung percepatan transisi energi bersih serta memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di Bali yang menjadi salah satu daerah prioritas pengembangan mobilitas berbasis energi listrik. (LB)

BACA JUGA:  Peduli Sesama, ACT Bali Kirimkan 24 Ton Bantuan ke Kalimantan Selatan
Post ADS 1