News

PT Asta Learning Center Gelar Sertifikasi Kompetensi Kerja Skema Gada Pratama 2024

DENPASAR, lintasbali.com – PT Asta Learning Center Bali menggelar Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) Skema Gada Pratama tahun 2024 bekerja sama dengan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) di Gedung PT Asta Learning Center, Jl. Gunung Galunggung, Desa Ubung Kaja, Denpasar Barat, Senin, 24 Juni 2024.

Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja diadakan Lembaga Sertifikat Profesi (LSP) bersama Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia diikuti 40 orang Satpam (Satuan Pengamanan) guna meningkatkan kompetensi.

Acara tersebut dibuka Direktur Binmas Polda Bali Kombes Pol. Arsdo Ever P. Simatupang didampingi Sekretaris Jendral (Sekjen) ABUJAPI Anak Agung Gede Surya Wisesa Karang, Ketua Umum ABUJAPI Bali Dewa Putu Suyasa, S.Pd., dan Direktur PT Asta Learning Center Putu Indra, S.H., dan Asesor dari Ketum ABUJAPI Banten dan Ketum ABUJAPI Jawa Timur.

Direktur Binmas Polda Bali Kombes Pol. Arsdo Ever P. Simatupang didampingi Sekretaris Jendral (Sekjen) ABUJAPI Anak Agung Gede Surya Wisesa Karang, Ketua Umum ABUJAPI Bali Dewa Putu Suyasa, S.Pd., dan Direktur PT Asta Learning Center Putu Indra, S.H., foto bersama Satpam usai membuka Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) Skema Gada Pratama 2024 di Gedung PT Asta Learning Center, Bali, Senin, 24 Juni 2024.

Kombes Pol. Arsdo Ever Simatupang menyampaikan Satpam harus memiliki sertifikasi kompeten menjalankan tugas mengamankan di lingkungan kerjanya. Selain sebagai legalitas, mereka harus kompeten dalam bekerja, penjagaan, patroli serta pengawalan kegiatan, menjadi perpanjangan kepolisian dalam pengamanan.

“Satpam dalam menjalankan tugas harus sigap dan professional. Apalagi di Bali sering digelar event internasional sehingga keamanan yang dilakukan di tempat kerjanya masing-masing perlu ditingkatkan dan harus kompeten,’’ katanya.

Kombes Pol. Arsdo Simatupang mengungkapkan uji kompetensi ini untuk menguji perilaku dalam melaksanakan pengamanan terutama di Bali sehingga penjagaan keamanan yang dilakukan Satpam di lingkungan kerjanya perlu dilakukan uji kompetensi untuk meningkatkan legalitas dan kualitas serta profesional dalam menjalankan tugas.

BACA JUGA:  Berkat TMMD, Pelayanan Kesehatan ke Desa-desa Semakin Mudah

“Uji kompetensi ini untuk meningkatkan keterampilan, kemapuan, pengetahuan dan prilaku Satpam dalam melaksanakan pengamanan. Dengan demikian, Satpam perlu meningkatkan keamanan di lingkungan kerjanya masing-masing agar tercipta kenyamanan dan keamanan tamu yang menginap,’’ ujarnya.

Sementara itu, Sekjen ABUJAPI yang juga Direktur LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) Satpam Anak Agung Gede Surya Wisesa Karang mengatakan sertifikasi kompetensi ini mengacu pada Peraturan Polisi (Perpol) Nomor 4 Tahun 2020. Karena profesi Satpam harus kompeten, sehingga ABUJAPI membentuk LSP untuk legalisasi serta peningkatan kemampuan dan mutu Satpam sesuai amanat tersebut.

“Skema pertama kita memang baru ada Gada Pratama, Gada Madya, dan Gada Utama masing-masing ada 7 unit kompetensi yang diuji,” terang Surya Wisesa.

Surya Wisesa mengemukakan dibentuknya LSP maka Badan Usaha jasa Pengamanan (BUJP) meningkatkan dan menjaminkan mutunya lewat LSP. Skema yang ada baru Gada Pratama, Gada Madya dan Gada Utama masing-masing ada unit uji kompetensinya. Kedepan diharapkan ada perubahan kalau Satpam sudah kompeten.

“Kami di ABUJAPI sedang menyusun skala dan struktu upah, salah satunya parameter kompetensi ini. Satpam yang sudah kompeten upahnya akan berbeda dengan Satpam yang belum kompeten,’’ jelasnya.

Surya Wisesa mengaku Satpam yang sudah kompeten akan diatur dalam Susu (Skala Upah Satpam) antara ABUJAPI, Departemen Tenaga Kerja (Depnaker), dan Kepolisian untuk diterapkan di dunia pengamanan perlu disampaikan kepada unit kerja, yakni Kadin dan Apindo.

Direktur Asta Learning Center Putu Gede Indra, S.H., Asta Learning Center sebagai tempat uji kompetensi diharapkan peserta mampu kompeten di tujuh kompetensi yang harus dimiliki Satpam.

Pertama melaksanakan persiapan pelaksanaan tugas, melaksanakan pengaturan, melaksanakan penjagaan, melaksanakan pengawalan, melaksanakan patroli, melaksanakan pengamanan di tempat kejadian perkara, dan menangani barang berbahaya dan kejadian perkara.

BACA JUGA:  Sekjen Semeton Prabowo: Idul Adha Momen Tingkatkan Solidaritas dan Kepedulian

“Kami harapkan Satpam yang sudah mengikuti Diklat Gada Pratama kompeten dengan profesinya,’’ kata Putu Indra.

Disinggung pola ujian yang dilakukan, Putu Indra menjelaskan, Satpam akan diuji satu persatu tertulis, dilanjutkan praktik tujuh kompetensi tersebut. Sebelumnya melaksanakan bimbingan teknis dan hari ini melakukan uji kompetensi. Diharapkan ke depan program ini berkelanjutan bukan hanya Satpam pria saja, melainkan juga Sekwan (Security Wanita) juga ikut uji kompetensi. Sekarang kuotanya baru 40 orang dan diharapkan pesertanya lebih banyak berikutnya.

“Sertifikasi kompetensi pertama kali diadakan di Bali dan dilaksanakan Asta Learning Center,’’ ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD ABUJAPI Bali, Dewa Putu Suyasa mengapresiasi uji kompetensi yang dilaksanakan Asta Learning Center sangat luar biasa. Uji kompetensi ini untuk menunjang Susu Satpam, terutama upah Satpam dan jenjang karier dan bagaimana meningkatkan professional dalam menjalankan tugas.

“Selama ini kinerja Satpam standard sehingga dilakukan uji kompetensi untuk meningkat kualitas dan professional Satpam dalam menjalankan tugas,’’ papar Dewa Suyasa. (Red/tim).

Post ADS 1



error: STOP!! Silahkan kontak redaksi Lintasbali.com untuk keperluan penggunaan berita!