GIANYAR, lintasbali.com — Puri Gangga Resort memperingati hari jadinya yang ke-12 melalui rangkaian kegiatan yang mengedepankan nilai budaya, spiritualitas, dan kepedulian sosial.
Berbeda dari perayaan pada umumnya, anniversary tahun ini dirancang sebagai momentum refleksi perjalanan sekaligus penguatan komitmen terhadap filosofi hidup masyarakat Bali, Tri Hita Karana.
Filosofi Tri Hita Karana yang menekankan keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), sesama manusia (Pawongan), dan alam (Palemahan), menjadi landasan utama dalam seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sejak awal April 2026.
Rangkaian perayaan diawali pada 9 April 2026 dengan pelatihan pemadam kebakaran yang diikuti oleh seluruh staf. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan, tanggung jawab, serta memperkuat kerja sama tim dalam menghadapi situasi darurat, sekaligus memastikan terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi tamu maupun karyawan.
Selanjutnya, pada 13–14 April 2026, Puri Gangga Resort menyelenggarakan kegiatan spiritual Tirta Yatra ke Pura Ulun Danu Batur dan Pura Besakih. Dalam suasana khidmat, seluruh staf melaksanakan persembahyangan bersama sebagai wujud rasa syukur serta doa untuk kelancaran perjalanan ke depan. Kegiatan ini merefleksikan nilai Parahyangan dalam kehidupan organisasi.
Pada 15 April 2026, kegiatan Mereresik dilaksanakan di kawasan Pura Gunung Kawi Sebatu. Diawali dengan persembahyangan bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan area pura sebagai bentuk ngayah atau pengabdian tulus. Aktivitas ini menjadi implementasi nyata nilai Palemahan dalam menjaga keharmonisan dengan lingkungan.
Di hari yang sama, Puri Gangga Resort juga melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) di Desa Sebatu yang meliputi pembagian sembako, bantuan tunai, serta interaksi langsung dengan masyarakat setempat.
Selain itu, kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis turut diselenggarakan bekerja sama dengan tenaga medis, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kedua kegiatan ini mencerminkan nilai Pawongan, yaitu harmoni dalam hubungan antar manusia.
Puncak perayaan anniversary ke-12 berlangsung pada 19 April 2026 di area resort dengan suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia, Dandi, yang menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan anniversary ini merupakan hasil dari kerja sama dan kekompakan seluruh tim di tengah berbagai tantangan.
Director of Gangga Experience, Putu Surya, dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi dan pengembangan diri secara berkelanjutan. Ia mengajak seluruh tim untuk terus bertransformasi dan meningkatkan kompetensi, sejalan dengan kepemimpinan yang bersifat transformasional.
Sementara itu, Owner Puri Gangga Resort, Putu Gede Widnyana, menegaskan bahwa setiap staf memiliki peran sebagai sales person yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga menciptakan pengalaman dan membangun hubungan yang bermakna dengan tamu.
Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia melalui program pelatihan terintegrasi dalam Gangga Upanayan sebagai fondasi peningkatan kualitas layanan.
Sebagai bagian dari perayaan, manajemen juga memberikan penghargaan kepada staf berprestasi dalam beberapa kategori, antara lain Loyalty Award, The Best Employee, The Best Grooming, dan The Best Service, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka.
Acara puncak berlangsung meriah dengan pembukaan tari Panjembrahma yang sarat makna budaya, dilanjutkan dengan hiburan serta kebersamaan seluruh staf. Momen simbolis ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan 12 tahun, serta harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Puri Gangga Resort menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan dengan tetap menjaga harmoni antara budaya, lingkungan, dan masyarakat. Semangat kebersamaan dan nilai-nilai yang dipegang diharapkan dapat terus menjadi fondasi dalam menghadirkan pengalaman terbaik bagi setiap tamu.
Puri Gangga Resort merupakan destinasi akomodasi di kawasan Sebatu, Bali, yang mengusung konsep harmoni dengan alam, budaya, dan spiritualitas dalam setiap pengalaman yang ditawarkan kepada tamu. (Rls)





