DENPASAR, lintasbali.com – Calon Ketua Umum (Caketum) BPP HIPMI, Reynaldo Bryan, optimistis para pengusaha Indonesia mampu menghadapi tantangan ekonomi global maupun domestik di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Keyakinan tersebut disampaikan Reynaldo saat mengikuti debat kedua Calon Ketua Umum BPP HIPMI di Merusaka Nusa Dua, Sabtu (23/5/2026).
Dalam sesi debat, panelis Elsha Maghfiruha Rachbini menyoroti kondisi ekonomi nasional terkini, termasuk tekanan terhadap rupiah dan pergerakan IHSG.
Menanggapi hal itu, Reynaldo mengajak pelaku usaha untuk tetap percaya diri serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah.
“Kita harus optimistis bahwa para pengusaha Indonesia mampu melewati kondisi ekonomi saat ini. Saya percaya pemerintah memiliki program-program terbaik dalam menghadapi tantangan ekonomi global maupun domestik hari ini,” ujar Reynaldo Bryan.
Menurut Reynaldo, kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih jauh lebih baik dibandingkan krisis 1998, meski nilai tukar rupiah berada pada level yang relatif serupa.
“Kalau melihat data, posisi nilai rupiah kita saat ini memang berada di angka yang mirip dengan tahun 1998. Tetapi keadaan ekonomi kita hari ini masih baik-baik saja. Aktivitas usaha tetap berjalan, konsumsi masyarakat terjaga, dan dunia usaha tetap bergerak,” katanya.
Ia menegaskan seluruh pelaku usaha perlu mendukung langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Artinya, kita harus percaya dan mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional,” tegasnya.
Dalam debat tersebut, Reynaldo juga memaparkan program bertajuk PATEN yang akan dijalankan apabila terpilih sebagai Ketua Umum BPP HIPMI.
Program itu difokuskan untuk membangun HIPMI yang lebih progresif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Reynaldo menilai HIPMI harus mengambil peran strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, bukan hanya menjadi pihak yang menikmati kebijakan pemerintah.
“HIPMI harus menjadi lokomotif, bukan gerbong kereta. HIPMI harus mampu menjemput bola, berinovasi, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah,” ujarnya.
Debat kedua Calon Ketua Umum BPP HIPMI menjadi ajang bagi para kandidat untuk memaparkan strategi menghadapi dinamika ekonomi global sekaligus memperkuat peran HIPMI sebagai motor penggerak kewirausahaan nasional. (Rls)





