Destinasi

Rugi Jutaan perhari, Ulun Danu Beratan Berharap Stimulus Pemkab Tabanan

TABANAN, lintasbali.com – Sejak diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Pemerintah, seluruh Daya Tarik Wisata (DTW) dan Objek Wisata di Bali untuk sementara di tutup.

BACA JUGA:  Tiket Masih Promo, Bali Safari Marine Park Siap Menyambut Wisatawan Untuk Berlibur

Hal ini dilakukan demi menekan dan meminimalisir penyebaran covid-19 cluster objek wisata.

Salah satu DTW di Bali yang tutup yaitu DTW Ulun Danu Beratan yang berada di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

BACA JUGA:  SereS Springs Resort & Spa Ubud, Raih Tripadvisor Traveler’s Choice 2020

I Wayan Mustika, SE, Manager Operasional DTW Ulun Danu Beratan saat dikonfirmasi Senin, 6 September 2021 mengatakan, sejak 2 Juli 2021 DTW Ulun Danu Beratan ditutup untuk umum.

BACA JUGA:  'We Love Bali' Upaya Bangkitkan Pariwisata Bali

“Kami tutup sejak 2 Juli 2021 sampai sekarang,” kata Wayan Mustika.

Dirinya mengatakan kerugian yang dialaminya sejak tutup sebesar Rp5 Juta per hari, bahkan bisa lebih.

BACA JUGA:  Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Sambut Penerbangan Perdana Vietnam Airlines

“Kerugian kami sekitar Rp5 Juta dalam sehari selama PPKM berlaku,” imbuh Mustika.

Saat ditanya megenai pembayaran pegawainya, Mustika menyampaikan pegawainya tidak dibayar selama DTW ditutup.

BACA JUGA:  Ngembak Geni, Batik Air Terbang Pertama dan Citilink Datang Perdana

“Selama DTW tutup, gaji pegawai tidak kami bayarkan karena kita sistem ngayah. Ditambah tidak adanya pemasukan dari penjualan tiket,” papar Mustika.

BACA JUGA:  Pertama Kali Ikut, Tijili Benoa Dinilai Tim Assesor THK Awards 2019

Pihaknya menyebut tidak ada batuan stimulus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan maupun Pemerintah Provinsi Bali untuk DTW Ulun Danu Beratan.

BACA JUGA:  VOUK Hotel & Suites Nusa Dua, Dinilai Tim Assesor THK Awards

“Kami berharap agar Pariwisata segera dibuka, khususnya DTW yang sudah mendapatkan lisensi dari Kementerian Pariwisata berupa sertifikat CHSE seperti kami ini di Ulun Danu Beratan,” pungkas Mustika.

BACA JUGA:  Tanah Lot Bali, Mulai Dikunjungi Wisatawan

Dampak dari pandemi covid-19 memang dirasakan sangat menyiksa bagi seluruh masyarakat Indonesia dan Bali pada khususnya.

BACA JUGA:  Tanah Lot Bali, Mulai Dikunjungi Wisatawan

Bali yang mengandalkan sektor pariwisata sangat terdampak akibat tidak adanya wisatawan yang datang baik mancanegara maupun domestik.

BACA JUGA:  'We Love Bali' Upaya Bangkitkan Pariwisata Bali

Negara-negara di seluruh Dunia masih melarang warganya untuk bepergian ke negara lain untuk berwisata demi terhindar dari paparan covid-19. (AR)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: STOP!! Silahkan kontak redaksi Lintasbali.com untuk keperluan penggunaan berita!