DENPASAR, lintasbali.com – Dalam rangka memperingati Hari Suci Saraswati yang jatuh pada Saniscara Umanis Watugunung, Sabtu, 4 April 2026, keluarga besar SD Negeri 8 Sanur melaksanakan persembahyangan bersama dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Perayaan Hari Suci Saraswati, yang merupakan hari turunnya ilmu pengetahuan suci, diawali dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh siswa-siswi sehari sebelumnya.
Pada Kamis, 2 April 2026, para siswa bersama guru melaksanakan gotong royong dalam suasana penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut meliputi pembuatan penjor, pemasangan wastra pelinggih, pembersihan lingkungan sekolah, serta latihan Tari Rejang Dewa sebagai bentuk persiapan untuk pementasan.
Puncak perayaan pada hari Sabtu diawali pementasan Tari Rejang Dewa yang dibawakan oleh siswi-siswi dari kelas 4 hingga kelas 6. Tarian sakral ini dipersembahkan dengan penuh rasa bhakti sebagai simbol penyambutan turunnya ilmu pengetahuan dan ungkapan rasa syukur.
Dilanjutkan dengan persembahyangan bersama di area sekolah yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf dengan tertib, memohon anugerah ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Kepala SD Negeri 8 Sanur, I Made Agus Sila Aditya Heru, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pelestarian budaya dan tradisi, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter bagi siswa.
“Kegiatan ini mengajarkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan rasa bhakti kepada Tuhan. Melalui perayaan Hari Suci Saraswati, kami berharap siswa-siswi dapat semakin menghargai ilmu pengetahuan serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat terus menjaga nilai-nilai budaya, spiritualitas, dan semangat belajar sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (LB/Arie)





