Sekolah Perhotelan Bali Dukung Lahirnya Entrepreneur Bidang Usaha Pastry

Share

DENPASAR, lintasbali.com – Peluang usaha pada bidang pastry kini kian menjamur. Bisnis pastry seakan tak ada matinya. Saat ini semakin banyak masyarakat yang berminat membangun bisnis di bidang ini. Oleh karena itu, pengetahuan dan keahlian dalam pengolahan pastry semakin dibutuhkan oleh masyarakat.

Demikian disampaikan I Made Arya Astina, SS., M.Hum, CHE (Direktur Sekolah Perhotelan Bali) saat menerima kunjungan dari Indonesia Pastry Alliance (IPA Bali) yang diwakili oleh Chef Made Susila untuk melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara SPB dengan IPA Bali, Senin (11/5/2021) di Denpasar.

Made Arya Astina (Direktur Sekolah Perhotelan Bali – kiri) dan Chef Made Susila (Indonesia Pastry Alliance – kanan) saat penandatanganan nota kesepahaman antara SPB dan IPA Bali, Senin (10/5/2021)

Sekolah Perhotelan Bali (SPB) sebagai sebuah lembaga pelatihan memiliki kewajiban untuk mendukung upaya masyarakat dalam menekuni bisnis pastry ini. SPB telah menjalin kerjasama dengan Indonesia Pastry Alliance (IPA) Bali dalam rangka membangun SDM yang siap mendukung bisnis kuliner, khususnya pastry di Indonesia.

IPA merupakan sebuah asosiasi profesi yang didalamnya beranggotakan pastry chef profesional seluruh Indonesia sekaligus mewadahi orang – orang yang memiliki profesi di bidang pastry.

Kerjasama yang akan dilakukan oleh SPB dan IPA Bali mengkhususkan pada pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan bidang pastry. Diharapkan melalui kerjasama ini, kedua belah pihak dapat saling bersinergi untuk berkontribusi menjawab kebutuhan masyarakat umum terkait pengetahuan dan keterampilan pada bidang pastry.

Made Arya Astina (Direktur Sekolah Perhotelan Bali – kiri) dan Chef Made Susila (Indonesia Pastry Alliance – kanan) saat menunjukkan nota kesepahaman antara SPB dan IPA Bali, Senin (10/5/2021)

Setelah melakukan beberapa kali pertemuan dan ditandatanganinya Nota Kesepahaman ini, tim SPB dan IPA Bali siap berkolaborasi menyelenggarakan pelatihan untuk masyarakat umum.

BACA JUGA:  Saat Nyepi, Beban Listrik di Bali Turun 45%.

Sejumlah paket pelatihan singkat telah disiapkan oleh tim SPB dan IPA Bali. Pelatihan yang akan disajikan secara professional ini dipastikan akan memberikan berbagai keterampilan dalam pengolahan pastry, sekaligus membangun jiwa entrepreneur peserta.

Melalui pelatihan – pelatihan yang dibuka untuk masyarakat umum ini, diharapkan akan lahir entrepreneur-entrepreneur yang terampil, kreatif, dan inovatif dan siap membangun bisnis pastry yang akan menunjang bangkitnya pariwisata Indonesia pada umumnya, dan Bali pada khususnya. (AA)

error: STOP!! Silahkan kontak redaksi Lintasbali.com untuk keperluan penggunaan berita!