GIANYAR, lintasbali.com — Ubud Hotel Association (UHA) merupakan organisasi nirlaba dan non-pemerintah yang menaungi lebih dari 130 hotel serta properti akomodasi di kawasan Ubud. Berdiri sejak tahun 2004, UHA secara konsisten berperan sebagai motor kolaborasi pelaku industri perhotelan dalam menjaga kualitas dan daya saing Ubud sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.
Selama lebih dari dua dekade, UHA aktif mendorong peningkatan kualitas destinasi melalui penguatan sumber daya manusia, promosi bersama, advokasi kebijakan pariwisata, serta pelestarian nilai budaya dan keberlanjutan lingkungan.
Dalam menjalankan perannya, UHA mengembangkan empat program utama, yaitu:
1. Pengembangan Sumber Daya Manusia (Human Development), melalui berbagai pelatihan dan kompetisi staf hotel, termasuk program unggulan seperti Ubud Chef Competition dan Ubud Latte Art Competition guna meningkatkan kualitas chef dan barista di Ubud.
2. Sales & Marketing, yang bertujuan meningkatkan visibilitas properti anggota melalui promosi bersama, pengelolaan website resmi UHA, serta kolaborasi dengan berbagai Online Travel Agent (OTA) nasional dan internasional.
3. Advokasi dan Hubungan Pemerintah, sebagai jembatan komunikasi antara pelaku industri perhotelan dengan pemerintah dan regulator untuk menciptakan iklim pariwisata yang kondusif.
4. Budaya Organisasi dan Kolaborasi Anggota, yang difokuskan pada penguatan kebersamaan, solidaritas, serta nilai-nilai komunitas di lingkungan perhotelan Ubud.
Memasuki penghujung tahun 2025, UHA akan merayakan hari jadinya yang ke-21 pada 13 Desember 2025. Perayaan ini dirangkaikan dengan pelaksanaan Ubud Run Day 2025, hasil kolaborasi antara UHA dan PHRI Gianyar. Momentum ini menjadi simbol kuat sinergi lintas pelaku pariwisata dalam mewujudkan Ubud yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Ketua UHA periode 2025, Bapak Putu Surya Arysoma, yang juga menjabat sebagai General Manager Puri Gangga Resort & Spa, menyampaikan bahwa kekuatan utama UHA terletak pada semangat kebersamaan para anggotanya.
“UHA dapat tumbuh dan bertahan hingga 21 tahun berkat dukungan penuh seluruh member yang selalu guyub. Tahun ini kami berkolaborasi melalui Ubud Run Day dengan tagar #RunForHope, dengan harapan Ubud tidak hanya dikenal sebagai destinasi yang indah, tetapi juga sebagai destinasi yang sehat, berkelanjutan, dan tetap menjadi primadona di Gianyar maupun Bali,” ujarnya di sela persiapan acara di Mediterranean Ubud.
Sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-21, UHA juga menyelenggarakan sejumlah kegiatan sepanjang Desember 2025, di antaranya UHA Fun Badminton pada 5 Desember 2025, serta Ubud Chef Competition (UCC) dan Ubud Latte Art Competition (ULAC) pada 12 Desember 2025 yang bertempat di Mediterranean Ubud.
Ketua PHRI Gianyar, Bapak Gede Paskara Karilo, yang juga menjabat sebagai General Manager Wapa di Ume, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi Ubud di kancah pariwisata global.
“Melalui Ubud Run Day yang diselenggarakan bertepatan dengan HUT ke-21 UHA, kami ingin membangun semangat kebersamaan untuk mengangkat Ubud sebagai destinasi dunia. Melalui olahraga lari, kita menanamkan nilai HOPE harapan agar Ubud semakin dikenal sekaligus mengajak semua pihak untuk menjaga alam sebagai warisan bagi generasi mendatang,” ungkapnya.
Sejak didirikan oleh para founders pada tahun 2004, UHA lahir dari semangat membangun kepemimpinan lokal serta menjaga identitas Ubud sebagai destinasi yang berkarakter, berbudaya, dan berkelanjutan. Hingga kini, UHA terus berkomitmen menjaga reputasi Ubud sebagai destinasi unggulan dunia dengan menjunjung tinggi prinsip pariwisata yang bertanggung jawab.
Dengan semangat 21 tahun perjalanan UHA dan kolaborasi melalui Ubud Run Day 2025, Ubud kembali menggaungkan pesan bahwa pariwisata bukan semata tentang destinasi, melainkan tentang harapan, kesehatan, kebersamaan, dan masa depan yang berkelanjutan. (LB)





