News

Sinergi Polres Tabanan dan Kodim 1619 Tabanan Dalam Apel Penanggulangan Bencana Alam

Lintasbali.com – Dalam rangka kesiapsiagaan tanggap bencana di wilayah Kabupaten Tabanan, Polda Bali melalui Polres Tabanan bersinergi dengan Kodim 1619 Tabanan beserta Humas Pemkab Tabanan melaksanakan apel bersama penanggulangan bencana alam pada hari Sabtu (4/1) bertempat di Taman makan Pahlawan Pancaka Tirta Tabanan.

Hadir pada kesempatan tersebut bertindak sebagai pimpinan Apel yaitu Kapolres Tabanan AKBP Agus Tri Waluyo , S.I.K., MH bersama Komandan Kodim 1619 Tabanan Kolonel Inf Toni Sri Hartanto dan Asisten I Pemkab Tabanan I Wayan Miarsana, SH. M.Si. Sebagai Komandan Apel ditunjuk Ipda I Ketut Manis, S.H.

Dari kiri – Wakapolres Tabanan, Kepala Damkar Tabanan, Komandan Kodim Tabanan, Kapolres Tabanan, Asisten I Pemkab Tabanan dan Kepala BPBD Tabanan saat menunjukkan peralatan SAR yang akan digunakan dalam penanggulangan bencana.

Apel tersebut juga dihadiri oleh I Gst. Ngr. Made Sucita, S.Sos., selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, Kabag Ops Polres Tabanan, Kapolsek se-Polres Tabanan, Kepala Dishub Tabanan, Satpol PP Tabanan, dan Kepala Pemadam Kebakaran Tabanan.

Satu peleton TNI Kodim 1619 Tabanan, satu peleton Shabara Dalmas Polres Tabanan, satu peleton Dishub Tabanan, satu peleton Pasukan BPBD Tabanan, satu peleton SatPol PP Tabanan, satu peleton gabungan Dinas Kesehatan dan DKP Tabanan, satu peleton Damkar Tabanan dan Satu peleton Saka Bhayangkara Pramuka.

 

 

 

 

 

Pada pelaksaan Apel juga digelar peralatan SAR (perahu karet, kano, gergaji senso, life jacket/pelampung, pemadam kebakaran, ambulan, mobil water canon Sabhara).

Kapolres Tabanan AKBP Agus Tri Waluyo, SIK., MH menyampaikan bahwa Apel Pergelaran Penanggulangan Bencana Alam ini laksanakan bertujuan untuk mengetahui kesiapan kita dalam menghadapi kemunginan terjadinya bencana alam, baik itu kesiapan personelnya, Sarana Prasarana serta dukungan Logistik lainnya. “Kita harus mampu memetakan dan mendeteksi kemungkinan terjadinya bencana, misal Pohon tumbang, untuk memperkecil dampak yang mungkin terjadi kita lakukan pemangkasan, dan bajnyak contoh lain”, Tegas Kapolres.

BACA JUGA:  Dualisme ASITA, Gubernur Koster : Dua ASITA di Bali harus Bersatu

Perkiraan cuaca untuk wilayah Bali, memasuki musim hujan yang puncaknya diperkirakan bulan Januari hingga bulan Pebruari 2020, perubahan cuaca seperti hujan lebat, angin kencang serta bencana lainnya terutama tanah longsor perlu diwaspadai, mengingat di wilayah Tabanan geografis alamnya bisa terjadi tanah longsor.

Sementara itu, Komandan Kodim 1619 Tabanan Kolonel Inf Toni Sri Hartanto memberikan himbauan kepada masyarakat untuk berlaku tertib dan disiplin, salah satu penyebab banjir yaitu got tersumbat akibat sampah, untuk itu jangan sembarangan membuang sampah, sampah yang menumpuk juga bisa mengakibatkan wabah penyakit.

Mencermati hal tersebut. memerlukan langkah-langkah Proaktif untuk dapat membantu masyarakat yang terkena musibah, untuk dapat memberikan bantuan dan pertolongan, upaya penanggulangan terjadinya bencana, kita sepatutnya harus tanggap, kita dituntut untuk siap siaga All out bersinergi dengan Instansi terkait untuk dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut. (Red/LB/Ariek)

Post ADS 1



error: STOP!! Silahkan kontak redaksi Lintasbali.com untuk keperluan penggunaan berita!