Pendidikan

SMPN 3 Denpasar Kirim Dua Wakil Penggalang Garuda Menuju Jambore Nasional XII

DENPASAR, lintasbali.com — Dua siswa SMP Negeri 3 Denpasar, Komang Patra Purnawan dan Ni Kadek Maheswari Artha Dewi, resmi dilepas untuk bergabung dalam Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Denpasar menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di halaman SMP Negeri 3 Denpasar dan dipimpin langsung oleh Kepala SMP Negeri 3 Denpasar, Ni Nengah Sujani, S.Pd., M.Pd., disaksikan seluruh siswa dan guru, Senin, 10 Agustus 2026.

Kedua siswa tersebut merupakan anggota Pramuka Gugusdepan Denpasar 04.243-04.244 pangkalan SMP Negeri 3 Denpasar. Patra dan Maheswari, yang akrab disapa DekWie, dinyatakan memenuhi berbagai tahapan seleksi hingga akhirnya dipercaya menjadi bagian dari Kontingen Kwarcab Denpasar pada ajang Jambore Nasional XII Tahun 2026.

Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Ajang nasional tersebut menjadi momentum bagi para Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Indonesia untuk bertemu, belajar, berkompetisi, serta mengembangkan karakter dan keterampilan kepramukaan.

Perjalanan Patra dan DekWie menuju Jamnas XII tidak diraih secara instan. Keduanya telah melewati rangkaian seleksi yang cukup panjang dan ketat. Proses tersebut dimulai dari Jambore Cabang yang digelar pada Oktober 2025 di Pantai Mertasari, Sanur.

Dari tahapan tersebut, keduanya kembali mengikuti proses seleksi menuju Jambore Daerah Bali pada awal Desember 2025 yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Margarana, Tabanan. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan mengikuti Gladian Pemimpin Regu (Dianpinru) pada akhir Desember 2025 sebagai bagian dari pembinaan dan penguatan kapasitas peserta.

Tidak hanya lolos melalui rangkaian seleksi, kedua siswa SMP Negeri 3 Denpasar itu juga memiliki rekam jejak prestasi yang menjadi modal penting dalam perjalanan ke tingkat nasional. Pada 2026, Patra dan DekWie berhasil meraih predikat Pramuka Garuda Golongan Penggalang se-Kwarcab Denpasar, salah satu capaian yang menjadi persyaratan peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026.

Selain predikat Pramuka Garuda, keduanya juga telah menyelesaikan Tanda Kecakapan Umum (TKU) tingkat Penggalang Terap. Di bidang Tanda Kecakapan Khusus (TKK), keduanya tercatat telah memperoleh sekitar 15 TKK dengan tingkatan Purwa, Madya, dan Utama.

Kepala SMP Negeri 3 Denpasar, Ni Nengah Sujani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian kedua siswanya. Menurutnya, keberhasilan Patra dan DekWie menjadi bagian dari Kontingen Kwarcab Denpasar merupakan hasil dari proses pembinaan, kedisiplinan, kerja keras, serta komitmen yang telah mereka jalani selama mengikuti kegiatan kepramukaan.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi pencapaian Komang Patra Purnawan dan Ni Kadek Maheswari Artha Dewi. Mereka telah membawa nama baik SMP Negeri 3 Denpasar hingga dapat menjadi bagian dari Kontingen Kwarcab Denpasar menuju Jambore Nasional XII,” ujar Sujani.

Ia berharap pengalaman mengikuti Jambore Nasional dapat menjadi kesempatan bagi kedua siswa untuk memperluas wawasan, membangun jejaring persahabatan dengan Pramuka dari seluruh Indonesia, sekaligus menerapkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan hanya mengejar prestasi, tetapi jadikan pengalaman ini sebagai proses pembentukan karakter. Tunjukkan bahwa Pramuka SMP Negeri 3 Denpasar mampu menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, memiliki kepedulian, dan mampu menjadi teladan bagi teman-temannya,” katanya.

Sujani juga berharap keberangkatan Patra dan DekWie dapat memberikan motivasi kepada siswa-siswi lainnya untuk aktif dalam kegiatan kepramukaan dan berani mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan positif.

Pembina Pramuka sekaligus Ketua Gugusdepan SMP Negeri 3 Denpasar, I Putu Ariek Putra Wijaya Kusuma, mengungkapkan bahwa keberhasilan kedua anak didiknya merupakan buah dari proses pembinaan yang panjang dan berkelanjutan.

Menurutnya, sejak mengikuti tahapan seleksi mulai dari tingkat cabang hingga daerah, Patra dan DekWie menunjukkan kemauan belajar, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, serta semangat untuk terus berkembang.

“Perjalanan mereka menuju Jambore Nasional bukanlah perjalanan yang singkat. Mereka harus melewati seleksi dan pembinaan secara bertahap, mulai dari Jambore Cabang, seleksi menuju Jambore Daerah Bali, hingga mengikuti Dianpinru. Semua itu membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, mental yang kuat, dan kemauan untuk terus belajar,” ujar Ariek.

Ia menilai capaian sebagai Pramuka Garuda dan kepemilikan berbagai TKK menjadi bukti bahwa keduanya tidak hanya aktif mengikuti kegiatan, tetapi juga serius dalam mengembangkan kompetensi kepramukaan.

“Kami berharap Patra dan DekWie dapat memanfaatkan kesempatan di Jamnas XII sebaik mungkin. Bawa nama baik sekolah, Gugusdepan, Kwarcab Denpasar, dan tentunya Bali. Yang paling penting, tetap rendah hati, jaga kekompakan, dan tunjukkan karakter Pramuka yang sesungguhnya,” katanya.

Menurut Ariek, keikutsertaan kedua siswa tersebut juga menjadi motivasi bagi anggota Pramuka lainnya di Gugusdepan Denpasar 04.243-04.244. Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menumbuhkan semangat generasi berikutnya untuk mengikuti proses pembinaan dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Suasana pelepasan di halaman SMP Negeri 3 Denpasar berlangsung penuh kekeluargaan. Seluruh siswa dan guru turut menyaksikan momen ketika kedua Pramuka Penggalang tersebut secara resmi dilepas untuk menjalankan tugas sebagai bagian dari Kontingen Kwarcab Denpasar.

Dukungan dari warga sekolah menjadi penyemangat tersendiri bagi Patra dan DekWie sebelum bertolak menuju Jakarta. Keduanya diharapkan tidak hanya membawa pencapaian pribadi, tetapi juga membawa semangat dan nama baik sekolah dalam perhelatan kepramukaan tingkat nasional tersebut.

Keberangkatan Komang Patra Purnawan dan Ni Kadek Maheswari Artha Dewi menjadi kebanggaan bagi SMP Negeri 3 Denpasar sekaligus bukti bahwa pembinaan kepramukaan di lingkungan sekolah mampu memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengasah keterampilan, kepemimpinan, kemandirian, dan karakter.

Dengan bekal pengalaman, prestasi, serta berbagai kecakapan yang telah diraih, keduanya kini siap menjalani pengalaman baru di Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur, 13–20 Agustus 2026. (Red/LB)

Post ADS 1