Sudirga Yusa : Pelaku Pariwisata Harap Border Internasional Segera dibuka

Share

GIANYAR, Lintasbali.com – Saat ini Pemerintah tengah berjuang dalam penanganan penyebaran covid-19 di Indonesia. Seluruh daerah di Indonesia sangat merasakan dampak dari pandemi Covid-19 saat ini. Pemerintah pun mulai mendistribusikan Vaksin Sinovac untuk segera diberikan kepada seluruh masyarakat.

Melihat kenyataan tersebut, sektor perekonomian dan pariwisata di Bali sangat merasakan dampaknya. Perekonomian masyarakat Bali ditopang oleh pariwisata. Saat ini Pariwisata di Bali tengah dihadapi dengan situasi sulit. Bisa dikatakan pariwisata di Bali lumpuh akibat tidak adanya wisatawan yang datang.

Pramana Experience sangat mengapresiasi program vaksinasi yang diprioritaskan untuk Bali sebagai salah satu destinasi unggulan yang dimiliki Indonesia saat ini. Tentunya hal ini harus disinergikan dengan kebijakan-kebijakan lain dari kementrian lainnya untuk mempercepat proses recovery pariwisata di Indonesia dan Bali khusus nya.

Demikian disampaikan I Nyoman Sudirga Yusa, Director sekaligus CEO Pramana Experience saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (23/1/2021).

I Nyoman Sudirga Yusa, CHA, CEO Pramana Experience

Menurutnya apa yang dilakukan oleh pemerintah saat ini adalah sangat tepat. Bagaimana pemerintah hadir di tengah masyarakat dalam melindungi warganya sekaligus memberikan perhatian di bidang kesehatan.

“Arah pemulihan industri pariwisata harus segera dijalankan dan dikampanyekan secara luas, agar proses recovery bisa bersaing dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam dan Kamboja.

Pemerintah harus bersinergi dengan seluruh pihak terkait. Jika tidak, kebijakan-kebijakan dan program dari Kementerian lainnya tidak akan maksimal. “Misalnya kebijakan Kementerian Perhubungan dalam memberikan tiket bersubsidi bagi wisatawan domestik maupun mancanegara jika datang ke Bali,” kata Dirga sapaan akrabnya.

Hampir seluruh akomodasi pariwisata di Bali patuh dan taat dengan instruksi dari Pemerintah. Mulai dari penerapan protokol kesehatan dengan ketat, ikut dalam proses Verifikasi dan Sertifikasi penerapan CHSE dan bidang sosial lainnya.

BACA JUGA:  Jaya Negara, Serahkan Bantuan Sembako Untuk Nelayan, Paramedis, Tukang Suwun Pasar Badung dan ODP, PDP.

Dirinya juga menambahkan, kedepannya jika seluruh masyarakat sudah diberikan Vaksin, apa langkah selanjutnya dari pemerintah provinsi Bali. “Kalau semuanya sudah divaksin, Prokes juga sudah ketat, Hotel-hotel sudah Sertifikasi CHSE, apakah Border Internasional akan dibuka? Timelinenya kapan? Itu yang kita tunggu,” pungkas Dirga. (AR)

error: STOP!! Silahkan kontak redaksi Lintasbali.com untuk keperluan penggunaan berita!