Usai PPDB dan MPLS, SMA Negeri 5 Denpasar Siap Memulai Tahun Pelajaran dengan Pembelajaran Berkualitas

Share

DENPASAR, lintasbali.com – Tahun Pelajaran 2021/2022 sudah didepan mata. Seluruh sekolah di Kota Denpasar sudah menyelesaikan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa barunya. Tidak terkecuali SMA Negeri 5 Denpasar.

Seluruh proses mulai dari PPDB online, proses daftar ulang, tes psikologi, vaksinasi siswa dan terakhir pelaksanaan MPLS telah berjalan dengan lancar dan kondusif. Secara keseluruhan, semua sudah berjalan sesuai dengan aturan dan prosedur yang ditetapkan.

Dra. Cokorde Istri Mirah Kusuma Widiawati, M.Sos, Kepala SMA Negeri 5 Denpasar

Demikian disampaikan Dra. Cokorde Istri Mirah Kusuma Widiawati, M.Sos, Kepala SMA Negeri 5 Denpasar saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (18/7/2021). Ia menyatakan siap menyambut Tahun Pelajaran 2021/2022 meskipun belum bisa dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Usai pelaksanaan MPLS, SMA Negeri 5 Denpasar bergerak cepat dan lebih awal melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka wajib, sehingga pembelajaran lainnya tidak terganggu karena diawal tahun ajaran sudah melaksanakan kegiatan Pramuka wajib.

“Karena sistem ekstrakurikuler  Pramuka menggunakan sistem blok. Kami laksanakan secara daring sehingga mendapatkan nilai Pramuka wajib secara faktual”, kata Cok Istri Mirah asal Sanur ini.

Cok Istri mengatakan, pandemi covid-19 saat ini memang mengajarkan banyak hal. Seperti halnya proses pembelajaran yang biasanya dilakukan di kelas, namun saat ini dilakukan dengan daring.

Ceramah tatap muka di kelas, dimana siswanya secara pasif mendengarkan materi pembelajaran, untuk sementara tidak bisa dilaksanakan.

“Pembelajaran yang lebih dinamis dan interaktif semakin di kedepankan di tengah pandemi saat ini. Siswa diajak untuk secara aktif mengasah kompetensinya dengan berbagai media kekinian yang mendukung terciptanya model dan budaya belajar baru tersebut”, kata Cok Istri.

BACA JUGA:  SARASWATI dan BANYUPINARUH - Pembebasan Kebodohan, Penyucian Diri dan Wiweka

SMA Negeri 5 Denpasar yang berlokasi di Jalan Sanitasi No. 2, Desa Sidakarya, Denpasar Selatan, tahun ini sudah memastikan sebanyak 324 orang siswa baru diterima di sekolah tersebut yang dibagi menjadi 10 kelas berdasarkan tes psikologi dan tes peminatan IPA dan IPS.

Di awal Tahun Pelajaran 2021/2022 ini pihaknya sudah menyiapkan konsep Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sudah berkoordinasi dengan seluruh Guru. Ini semata-mata dipersiapkan demi kelancaran dan tersampainya materi dari Guru kepada seluruh siswa SMA Negeri 5 Denpasar.

Proses pembelajaran di tahun ajaran sebelumnya juga harus di evaluasi lagi. Evaluasi dilakukan untuk melihat kekurangan dan kelemahan dari seluruh sistem dalam PJJ yang dilaksanakan.
“Kami akan bekerja seoptimal mungkin dalam penyampaian materi kepada siswa. Tentu kami juga berharap Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dapat segera dilaksanakan”, pungkas Cok Istri Mirah. (AR)

error: STOP!! Silahkan kontak redaksi Lintasbali.com untuk keperluan penggunaan berita!