Pendidikan

Wabup I Made Dirga Buka KERSOS Universitas Mahendradatta 2026/2027 di Desa Kaba-Kaba

TABANAN, lintasbali.com – Mewakili Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga secara resmi membuka kegiatan Kerja Sosial (KERSOS) Universitas Mahendradatta (UNMAR) Tahun Akademik 2026/2027, Jumat, 13 Pebruari 2026. Bertempat di Wantilan Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Tabanan kegiatan ini menandai dimulainya pengabdian 107 mahasiswa dari empat fakultas berbeda.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Penglingsir Puri se-Kabupaten Tabanan, unsur Forkopimcam Kediri, serta Rektor UNMAR beserta jajaran pimpinan universitas.

Kolaborasi Strategis untuk Pembangunan Desa

Dalam sambutannya, Wabup I Made Dirga menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Kaba-Kaba sebagai lokus pengabdian mahasiswa. Menurutnya, kehadiran mahasiswa bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi harus mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara teori akademik dan realitas sosial di lapangan.

“Mahasiswa hendaknya tidak hanya menjalankan program rutin, tetapi juga mampu menggali potensi besar yang ada di Desa Kaba-Kaba. Bangun kolaborasi erat dengan masyarakat dan hadirkan gagasan kreatif yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi kemajuan desa,” ujar Dirga.

Pemerintah Kabupaten Tabanan, lanjutnya, sangat terbuka terhadap sinergi dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari percepatan pembangunan desa berbasis potensi lokal.

Implementasi Nyata Tri Dharma dan “Kampus Berdampak”

Sementara itu, Rektor Universitas Mahendradatta, Dr. I Wayan Sutrisna, S.Sos., M.Si menegaskan bahwa KERSOS merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari penguatan visi “Kampus Berdampak” yang tengah dikembangkan UNMAR.

Mahasiswa didorong untuk mampu membaca dinamika pembangunan desa dan menghadirkan solusi konkret, mulai dari tata kelola pemerintahan desa, penguatan UMKM, pemberdayaan sumber daya manusia, hingga pengembangan potensi ekonomi lokal.

BACA JUGA:  ITB STIKOM Bali Bantu Pertuni Bali Perangkat Komputer

“Kehadiran mahasiswa harus menjadi energi baru bagi desa. Tidak hanya belajar dari masyarakat, tetapi juga membawa inovasi dan solusi yang aplikatif,” tegasnya.

Penguatan Struktur Akademik dan Pengabdian

KERSOS tahun ini juga menjadi momentum penting bagi penguatan struktur internal universitas. AA Ngurah Bima Wikrama, yang dikenal sebagai Penglingsir Puri Agung Satria Denpasar, resmi terpilih sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNMAR.

Penunjukan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara riset akademik dan kebutuhan riil masyarakat Bali, sekaligus meningkatkan kualitas program pengabdian yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat, KERSOS UNMAR 2026/2027 diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong pembangunan desa yang inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan di Kabupaten Tabanan. (LB)

Post ADS 1