Destinasi

Wisata Rafting di Bali Masih Diserbu Wisatawan

Gianyar, Lintasbali.com – Bali sebagai salah satu destinasi pariwisata dunia, saat ini tengah berjuang dalam upaya memulihkan kondisi pariwisatanya akibat merebaknya pemberitaan virus Corona selama ini. Hal ini berimbas dengan kunjungan wisatawan mancanegara di beberapa negara di dunia termasuk wisatawan yang berkunjung maupun yang akan meninggalkan Bali. Semua pihak memilih tetap siaga dan mengantisipasi dengan tindakan preventif.

Terlepas dari masalah virus Corona, para pengusaha rafting di Bali menyatakan pihaknya selama ini masih dikunjungi oleh wisatawan mancanegara dan domestik untuk menikmati wisata air di Bali. Walaupun mengalami sedikit penurunan akibat dampak dari virus Corona.

Wisatawan yang ada di Red Paddle Adventure Kedewatan Ubud.

Salah satu usaha rafting di kawasan Kedewatan Ubud yaitu Red Paddle Adventure relatif masih ramai dikunjungi wisatawan mancanegara. Hanya mengalami sedikit penurunan sekitar 30% untuk market wisatawan Cina. Pihaknya mencoba mencari market pasar lain yaitu wisatawan dari negara lain.

Sejak akhir tahun 2019 lalu hingga kini bulan Pebruari, wisatawan yang memilih Red Paddle Adventure sebagai lokasi rafting mencapai ribuan orang. Dengan fasilitas dan layanan prima yang diberikan, tidak salah jika lokasi ini dipilih wisatawan.

Wisata rafting saat ini masih menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali. Banyaknya pilihan lokasi rafting di Bali membuat persaingan antar pengelola usaha rafting itu sendiri. Tergantung bagaimana strategi dan tentunya harga yang ditawarkan oleh pihak pengelola menjadi alasan utama wisatawan memilih lokasi rafting tersebut. (Red/LB/Ariek)

BACA JUGA:  K. Swabawa, CHA : Potensi Kintamani Dalam Pariwisata Adaptasi Kebiasaan Baru
Post ADS 1



error: STOP!! Silahkan kontak redaksi Lintasbali.com untuk keperluan penggunaan berita!