TABANAN, lintasbali.com — Sebanyak 325 peserta mengikuti Latihan Kader Bela Negara bagi Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Pemuda (Toda), Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Komunitas Tingkat Pratama Tahun Anggaran 2026 di Dodik Bela Negara Rindam IX/Udayana, Tabanan, Bali.
Kegiatan resmi dibuka pada Selasa (22/9/2026) di Lapangan Wira Yudha Bakti Rindam IX/Udayana, Jalan Kapten Pierre Tendean No. 1, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.
Upacara pembukaan dipimpin Kepala Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, selaku Inspektur Upacara. Komandan Upacara dijabat Kabag Jianbang Rindam IX/Udayana Letkol Inf Justik Handinata Tanjung, S.Kom., sementara Perwira Upacara adalah Kasipers Rindam IX/Udayana Mayor Inf I Nyoman Sujana, S.Adm.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, kejaksaan, pengadilan, Kesbangpol, serta sejumlah undangan lainnya. Dari unsur kewilayahan antara lain hadir perwakilan Korem 163/Wira Satya, Pemerintah Kabupaten Tabanan, Kejaksaan Negeri Tabanan, Pengadilan Negeri Tabanan, Rindam IX/Udayana, Lanal Denpasar, Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kodam IX/Udayana, Kodim 1611/Badung, Kodim 1619/Tabanan, Polres Tabanan, Kesbangpol Provinsi Bali dan Kesbangpol Kabupaten Tabanan.
Dalam amanatnya, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung menyampaikan bahwa latihan kader bela negara merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran, sikap mental dan karakter warga negara.
Ia menekankan bahwa bela negara bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan seluruh komponen bangsa.
“Bela Negara tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh Kementerian/Lembaga termasuk Pemerintah Daerah serta seluruh komponen bangsa lainnya,” tegasnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2022 tentang Kebijakan Pembinaan Kesadaran Bela Negara, yang mengatur kebijakan pembinaan kesadaran bela negara melalui perencanaan, program kegiatan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. Perpres tersebut ditetapkan pada 14 September 2022 dan masih berstatus berlaku.
Perkuat Karakter dan Kesadaran Bela Negara
Latihan kader bela negara tahun ini mengusung tema “Internalisasi Nilai Dasar Bela Negara sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045.”
Brigjen TNI Parluhutan Marpaung mengatakan, kegiatan tersebut diarahkan untuk menanamkan nilai dasar bela negara, meliputi kecintaan terhadap tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan kepada Pancasila sebagai ideologi negara, kerelaan berkorban bagi bangsa dan negara, serta kemampuan awal bela negara.
Para peserta juga diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari sesuai bidang dan profesi masing-masing.
Selain itu, peserta diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dan teladan di lingkungan masing-masing dengan ikut menyosialisasikan serta mengaktualisasikan nilai dasar bela negara di tengah masyarakat.
Hadapi Tantangan yang Semakin Kompleks
Dalam amanatnya, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung juga menyoroti perkembangan lingkungan strategis yang menghadirkan tantangan terhadap ketahanan bangsa dalam berbagai dimensi.
Menurutnya, ancaman terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa tidak hanya berbentuk ancaman konvensional, tetapi juga dapat berkembang dalam bentuk nonmiliter dan ancaman hibrida yang menyentuh berbagai aspek kehidupan, termasuk ideologi, sosial, budaya, ekonomi, teknologi dan informasi.
Karena itu, kualitas sumber daya manusia dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan bangsa.
“Sumber daya manusia tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga harus memiliki kesadaran bela negara yang kuat dan dimiliki setiap warga negara,” ujarnya.
Melalui latihan ini, Kementerian Pertahanan berharap para peserta tidak hanya memahami nilai dasar bela negara, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata serta menjadi penggerak di lingkungan masyarakat.
Kegiatan pembukaan berlangsung dengan tertib dan lancar. Setelah rangkaian upacara, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan seluruh rangkaian pembukaan Latihan Kader Bela Negara Toga, Tomas, Toda, Ormas dan Komunitas Tingkat Pratama TA 2026 di Rindam IX/Udayana berakhir sekitar pukul 08.50 Wita dalam keadaan aman dan lancar. (LB)





