News

Disaksikan Dewan Pers, Pengurus JMSI Jatim 2025-2030 Resmi Dilantik, 80 Persen Wajah Baru

SURABAYA, lintasbali.com – Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur periode 2025-2030 resmi dilantik di Grand Mercure Hotel Surabaya, Rabu, 10 Juni 2026. Pelantikan tersebut disaksikan langsung Wakil Ketua Dewan Pers Bidang Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers, Yogi Hadi Ismanto.

Prosesi pelantikan dipimpin Ketua Umum JMSI Pusat, Teguh Santosa, didampingi Sekretaris Bidang Platform Digital JMSI Pusat, Iqbal Irsyad. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Media Pers Profesional Melindungi Kepentingan Publik”.

Selain Yogi Hadi Ismanto, FGD menghadirkan Wakil Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Dr. Surokim, S.Sos., S.H., M.Si., serta Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santosa sebagai narasumber. Diskusi dimoderatori Ketua PWI Jawa Timur sekaligus Ketua Dewan Pembina JMSI Jatim, Lutfil Hakim.

Dalam paparannya, Yogi Hadi Ismanto menegaskan bahwa profesionalisme media dapat diperkuat melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), pendataan dan verifikasi perusahaan pers, serta peningkatan literasi dan kapasitas profesi jurnalistik.

Menurutnya, perusahaan pers yang telah terverifikasi memperoleh pengakuan sebagai perusahaan yang memenuhi standar profesional, baik dari sisi operasional, tata kelola, maupun produk jurnalistik.

Namun demikian, Yogi menegaskan bahwa verifikasi perusahaan pers bukanlah kewajiban.

“Verifikasi merupakan hak perusahaan pers untuk memperoleh pengakuan bahwa perusahaan tersebut telah memenuhi standar yang ditetapkan Dewan Pers,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hal yang sama berlaku pada Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“UKW juga merupakan hak wartawan untuk mendapatkan pengakuan kompetensi. Pada dasarnya, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers mengamanatkan fungsi pendataan dan pencatatan perusahaan pers,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santosa mengapresiasi JMSI Jawa Timur yang dinilai berhasil menunjukkan peran strategis dalam membina perusahaan-perusahaan pers anggota.

“Di tengah derasnya arus digitalisasi dan disrupsi industri media, kiprah ini patut diapresiasi. Tidak mudah menjaga marwah jurnalisme di tengah tekanan ekonomi dan dominasi algoritma platform digital,” ujarnya.

Teguh juga menyoroti tantangan yang dihadapi industri media saat ini. Menurutnya, jumlah perusahaan media dan wartawan terus bertambah, sementara sumber pendapatan industri media semakin terbatas.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Surokim menyoroti pentingnya visi dan inovasi dalam pengelolaan media siber. Ia menilai masih banyak media daring yang didirikan tanpa perencanaan dan arah pengembangan yang jelas.

“Banyak pemilik media online hanya ikut-ikutan mendirikan media tanpa visi, inovasi, maupun evaluasi yang berkelanjutan,” katanya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyampaikan apresiasi atas kontribusi JMSI dalam menghadapi transformasi media di era digital.

Menurut Sherlita, Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap memperkuat kolaborasi dengan JMSI melalui berbagai program peningkatan kapasitas, termasuk pengembangan platform Klinik Hoaks yang selama ini dikelola Diskominfo Jatim.

Dalam kegiatan tersebut, Diskominfo Jatim juga memaparkan panduan penggunaan Klinik Hoaks dan memberikan doorprize kepada peserta.

Ketua JMSI Jawa Timur, Syaiful Anam, menyebut pelantikan kali ini memiliki nilai istimewa karena disaksikan langsung oleh pimpinan Dewan Pers. Ia juga menegaskan bahwa kepengurusan baru didominasi wajah-wajah baru.

“Sebanyak 80 persen pengurus merupakan wajah baru dan lebih muda. Jika sebelumnya pengurus didominasi dari Surabaya, kini kepengurusan berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur,” ujarnya.

Syaiful menegaskan JMSI Jatim berkomitmen meningkatkan kualitas perusahaan pers anggotanya melalui berbagai program pelatihan, pendidikan, seminar, FGD, dan lokakarya.

“Selain itu, JMSI Jatim juga akan memperkuat kerja sama dengan instansi pemerintah, perusahaan, organisasi, dan berbagai kelompok masyarakat yang memberikan manfaat bagi pengembangan media siber,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, JMSI Jawa Timur juga memberikan JMSI Jatim Award kepada sejumlah tokoh, pejabat publik, unsur TNI, dan korporasi yang dinilai berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat serta mendukung keberlangsungan dan perkembangan media siber berkualitas.

Penerima penghargaan tersebut antara lain Kepala Diskominfo Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Dr. Aries Agung Paewai, dan Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir.

Sementara untuk kategori korporasi, penghargaan diberikan kepada PT AKR Corporindo dan SKK Migas Jabanusa. (LB)

Post ADS 1