Pendidikan

Pasraman Kilat SD Negeri 8 Sanur: Tanamkan Nilai Dharma dan Budaya Sejak Dini Mewujudkan Generasi Hindu Berkarakter

DENPASAR, lintasbali.com – SD Negeri 8 Sanur melaksanakan kegiatan Pasraman Kilat pada Sabtu–Minggu, 13–14 Juni 2026, dengan mengusung tema “Melalui Kegiatan Pasraman Kilat Kita Wujudkan Generasi Hindu yang Berkarakter, Berbudaya dan Berlandaskan Darma.”

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik Hindu sebagai bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter, pelestarian budaya, serta pemahaman nilai-nilai keagamaan Hindu sejak usia dini.

Pasraman Kilat menjadi wadah pembelajaran yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek pengetahuan keagamaan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan, seni budaya, dan praktik keagamaan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk mengenal, memahami, dan melestarikan warisan budaya Bali yang berlandaskan ajaran Dharma.

Berbagai materi disampaikan sesuai jenjang kelas. Untuk siswa kelas 2 dan 3, kegiatan difokuskan pada pembelajaran Sekar Rare sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap tembang tradisional Bali sejak dini.

Selain itu, siswa juga mendapatkan pelatihan membuat porosan, yang merupakan salah satu sarana penting dalam pelaksanaan upacara keagamaan Hindu.

Sementara itu, siswa kelas 4 hingga 6 mengikuti berbagai kegiatan keterampilan dan seni budaya, seperti Klakat Sudamala, Ngulat Tipat, serta Sekar Madya. Melalui materi tersebut, para siswa tidak hanya belajar teknik dan keterampilan, tetapi juga memahami makna filosofis yang terkandung dalam setiap tradisi dan sarana upacara yang dibuat.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa tampak aktif mengikuti setiap sesi yang dipandu oleh guru dan narasumber yang kompeten di bidangnya. Suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif membuat peserta lebih mudah memahami materi yang diberikan.

Pada hari kedua, Minggu, 14 Juni 2026 juga akan dilaksanakan kegiatan Yoga Asana, Permainan Tradisional dan Cerita Hindu.

Kepala SD Negeri 8 Sanur, I Made Aditya Sila Heru, menyampaikan bahwa Pasraman Kilat merupakan salah satu program penting dalam membentuk karakter peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya.

“Pasraman Kilat ini menjadi sarana yang sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai Dharma kepada peserta didik sejak usia dini. Melalui pembelajaran seni, budaya, dan keterampilan keagamaan, kami berharap siswa tidak hanya memiliki pengetahuan akademik yang baik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi Hindu yang berkarakter, berbudaya, serta mampu menjaga dan melestarikan warisan leluhur di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa dan menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui pelaksanaan Pasraman Kilat tahun 2026 ini, SD Negeri 8 Sanur kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan karakter berbasis budaya dan agama.

Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu melahirkan generasi muda Hindu yang cerdas, berakhlak mulia, mencintai budaya, serta senantiasa berpegang teguh pada ajaran Dharma.

“Melalui Pasraman Kilat, SD Negeri 8 Sanur Menyiapkan Generasi Hindu yang Berkarakter, Berbudaya, dan Berlandaskan Dharma untuk Menyongsong Masa Depan,” pungkas Aditya Heru. (LB/Arie)

Post ADS 1